home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Simak Bahasan Protokol Kesehatan Tempat Hiburan dan Event, Bakal Diterapkan di Konser?

Rabu, 17 Juni 2020 14:53 by reinasoebisono | 642 hits
Simak Bahasan Protokol Kesehatan Tempat Hiburan dan Event, Bakal Diterapkan di Konser?
Image source: Detik

DREAMERS.ID - Dengan masa transisi PSBB diterapkan di Ibu Kota DKI Jakarta, banyak pula yang mempertanyakan nasib lokasi hiburan atau pun gelaran-gelaran acara yang akan diselenggarakan di masa new normal ini.

Disebutkan, tempat hiburan dan event hingga kini emmang masih belum diizinkan, melansir Detik. Dengan alasa, Pemprov DKI Jakarta masih membahas secara rinci protokol kesehatan untuk tempat hiburan dan event.

"Masih dibahas protokol COVID nya ini kan memang nggak sekali ketemu langsung selesai. Kita bahas dulu sama teman-teman, lagi disusun nanti kalau sudah matang, sudah disepakati bersama, baru kita lapor ke Tim Gugus COVID, nanti mereka yang akan menilai ini sudah aman atau belum. Itu di Tim Gugus Tugas COVID," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia di ruang rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta, Rabu (17/6).

Cucu menjelaskan, event merupakan tempat kerumunan massa yang sulit melakukan physical distancing atau jaga jarak sehingga masih perlu ada kajian mendalam mengenai protokol kesehatannya.

"Event ini memang termasuk yang secara social distancing kan sangat rawan, jadi masih rumusan-rumusannya juga masih cari referensi dari berbagai sumber, dari luar negeri dan segala macam. Memang belum ada yang bisa memenuhi kriteria yg diharapkan," ucapnya.

Baca juga: Peran Selebgram EAD yang Jadi Tersangka Pemalsu Surat PCR

Karena bagaimanapun, jika sebuah event dipaksakan untuk melakukan physical distancing, akan berimbas merugikan pemilik atau penyelenggara acara itu sendiri. Sebab, penyelenggara pasti tidak bisa membuat venue penuh dengan pengunjung

"Taro nih kita paksakan social distancing ternyata kapasitas 30% akhirnya penyelenggaranya tekor. Ya ngapain bikin konser kapasitas 1.000 yang hadir cuma 300, nggak balik modal itu kan, ini ada faktor seperti itunya, nah ini ada hitungan ekonomi yang ada kesepakatan," katanya.

Selain itu, Cucu mencontohkan mengenai bioskop, tempat untuk orang menonton film itu bisa saja dibuka dengan kapasitas 50%. Tapi, dengan dibuka 50%, bioskop bisa saja mengalami kerugian.

"Misalnya kayak bioskop, gampang aja kan kapasitas 50%, tapi apa balik modal kalau buka 50%? Itu yang harus dicari jalan tengahnya. Ngapain dipaksakan buka kalau masih tekor. Event diskotek itu sulit, kalau sekarang referensi di dunia masih belum ada yang buka juga," tandasnya.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Melonjaknya kasus Covid 19 memberikan dampak buruk bagi banyak orang orang, salah satunya pelajar internasional yang ingin sekolah di Korea Selatan. Ada sejumlah aturan baru yang diterapkan menyusul kedatangan mereka....
  • HOT !
    Varian terbaru dari Covid 19 yaitu varian delta yang sangat cepat menular menjadi strain dominan COVID 19 di Korea Selatan, sehingga mempersulit otoritas kesehatan untuk memperlambat penyebaran virus corona baru ini. Bahkan meluas ke daerah daerah selain Seoul....
  • HOT !
    Angka kasus positif Covid 19 terus meningkat di Indonesia. Banyak masyarakat yang mencari bantuan untuk ruang rumah sakit hingga ketersediaan oksigen di media sosial. Agar mempermudah masyarakat untuk mendapatkan bantuan, sejumlah situs diluncurkan untuk perbaruan bantuan informasi....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : madumagastrolforte
Cast : magastrol forte

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)