SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Ilmuwan NASA Buktikan Bahwa Terdapat Semesta Lain Selain di Bumi, Parallel Universe is For Real?

Jumat, 22 Mei 2020 18:30 by Rie127 | 3822 hits
Ilmuwan NASA Buktikan Bahwa Terdapat Semesta Lain Selain di Bumi, Parallel Universe is For Real?
Image Source: Interesting Engineering

DREAMERS.ID - Saat ini sekelompok ilmuwan NASA diketahui tengah meneliti sebuah eksprerimen di Antartika mengenai adanya alam semesta paralel atau disebut Parallel Universe. Awalnya, konsep Parallel Universe ini ada sejak tahun 1960, dimana hukum fisika terjadi berkebalikan dengan apa yang manusia percaya pada saat ini.

Dilansir dari New York Post, dalam eksperimen ini, para ilmuwan NASA menerbangkan alat yang mirip dengan balon udara bernama Antartic Impulsive Transient Antenna (ANITA). Alat ini kemudian diterbangkan di angkasa Antartika, dimana kondisi udara sangat kering dan jauh dari sinyal radio apapun.

Kemudian, ditemukan gerakan angina dari partikel-partikel bernergi tinggi yang secara terus-menerus menghampiri bumi dari luar angkasa. Secara ilmiah, partikel-partikel yang memiliki energi rendah atau mendekati nol dapat melewati atmosfer dan tiba di Bumi.

Sedangkan, untuk partikel yang berenergi tinggi dapat dihentikan oleh partikel-partikel solid di angkasa Bumi. Hal ini berarti hanya partikel berenergi tinggi yang bisa dideteksi saat masuk ke Bumi dari luar angkasa

Namun, ANITA mendeteksi partikel yang lebih berat atau berenergi tinggi yang dinamakan Tau Neutrinos, yang datang dari arah sebaliknya, yaitu dari Bumi ke luar angkasa. Hal ini menegaskan bahwa partikel-partikel tersebut telah melakukan perjalanan waktu secara terbalik atau backward in time.

Hal ini tentunya menjadi sebuah petunjuk adanya Parallel Universe. Peter Gorham, seorang ahli fisika yang turut bereksperimen dalam penelitian ini menyebutkan bahwa satu-satunya kemungkinan Tau Neutrinos terjadi adalah partikel dari luar angkasa berubah wujud menjadi partikel lain sebelum masuk ke Bumi, kemudian kembali lagi ke luar angkasa.

Namun, Peter dan rekan-rekannya juga menemukan beberapa bukti yang aneh, karena adanya petunjuk parallel universe merupakan sesesuatu hal yang menjadi pertanyaan yang mendalam bagi banyak orang.

“Tidak semua orang nyaman dengan hipotesis ini” tuturnya kepada New Scientist.

Namun, ada penjelasan sederhana dari fenomena ini, yaitu ketika terjadinya ledakan Big Bang yang terjadi pada 13,8 Miliar tahun yang lalu, dua jenis alam semester kemudian tercipta.

Salah satunya adalah alam semesta yang kita tinggali saat ini, dan satunya lagi adalah Parallel Universe, dimana waktu berjalan ke arah yang berlawanan atau ke belakang.

Bagaimana menurutmu, Dreamers?

(Rie127)

Komentar
  • HOT !
    Pada Minggu (24/05) dilansir dari laman covid.go.id, Indonesia mencatat adanya penambahan kasus pasien yang positif terinfeksi virus corona sebanyak 526 pasien. Sehingga jumlah akumulasi kasus corona di Indonesia per tanggal 24 Mei telah mencapai 22.271 orang....
  • HOT !
    Ada ada saja pernyataan dari Donald Trump di tengah masa pandemi corona ini. Walau negaranya memiliki jumlah kasus corona terbanyak di dunia, ia justru menganggapnya itu sebagai "lencana kehormatan" atau prestasi....
  • HOT !
    Proses adalah bagian dari pendewasaan dan memupuk pengalaman serta mental, di bidang apapun kita menjalaninya, termasuk di bidang politik. Mengenyam ilmu dan pengalaman berpolitik dari tingkat terbawah dan berjenjang dianggap baik untuk kelangsungan karir....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : KaptenJe
Cast : •Je (aku) • Tata •Yossy •All member EXO

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)