SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Favilavir, Obat Pertama yang Disetujui Sebagai Penyembuh Dari Virus Corona Untuk Pertama Kalinya

Kamis, 20 Februari 2020 18:46 by Rie127 | 1768 hits
Favilavir, Obat Pertama yang Disetujui Sebagai Penyembuh Dari Virus Corona Untuk Pertama Kalinya
Image Source: TheAsianParent

DREAMERS.ID - Pemerintah Taizhou di provinsi Zhejiang, Tiongkok telah mengumumkan obat pertama untuk mengatasi virus corona jenis baru atau COVID-19. Penggunaan antivirus ini telag disetujui oleh National Medical Products Administration of China.

Data yang dikumpulkan hingga hari ini, Kamis (20/02) telah mencatat adanya 74.500 kasus virus corona. Lebih dari 2.000 orang di antaranya meninggal dunia dan lebih dari 16.330 orang dinyatakan sembuh

Dikutip dari Asia One, pemerintah Tiongkok melalui akun resmi WeChat menginginkan obat yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Zhejiang Hisun ini dapat berperan penting untuk mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Cina Klaim Telah Temukan Vaksin Virus Corona dan Siap Uji Coba Ke Manusia!

Favilavir atau sebelumnya kerap dikenal dengan fapilavir, adalah antivirus yang terbukti ampuh untuk mengobati virus corona jenis baru, dan telah diperbolehkan untuk dipasarkan dan diproduksi dalam jumlah besar. Produksi obat ini pun telah dimulai sejak Minggu (16/2)

Favilavir juga merupakan obat pertama yang disetujui untuk mengobati virus corona sejak wabah virus mematikan tersebut telah menyerang berbagai masyarakat di belahan dunia sejak bulan 2 bulan yang lalu.

Dalam uji klinis, favilavir merupakan satu dari tiga obat yang menunjukkan khasiat signifikan untuk mengobati virus corona jenis baru. Menurut laporan, China Dialy, dalam uji coba klinis terhadap 70 pasien, fapilavir menunjukkan efek samping yang kecil.

Menurut Kementerian Sains dan Teknologi China, dua obat lainnya yakni obat anti-malaria chloroquine dan remdesivir juga sedang dalam pengujian. Chloroquine sedang diuji pada 100 pasien lebih dari 10 rumah sakit di Beijing dan Provinsi Guangdong. Saat ini pengujian yang dilakukan di Provinsi Hunan juga sedang berjalan.

Sementara itu, Gilead, sebuah perusahaan bioteknologi di Amerika Serikat telah menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan studi di lebih dari 10 lembaga medis di Wuhan, dimana tempat dari merebaknya wabah COVID-19.

(Rie127)

Komentar
  • HOT !
    Selain cuci tangan, penggunaan cairan antiseptik atau yang disebut hand sanitizer sangat dianjurkan di tengah pandemi virus corona seperti sekarang ini. Efeknya, hand sanitizer semakin langka, dijual dengan harga melambung, dan banyak pihak yang membuat dengan racikan sendiri....
  • HOT !
    Selama akhir pekan kemarin, ramai isu penutupan Jakarta, mulai dari ditutupnya akses jalan tol dari dan keluar ibu kota. Sudah ada pembicaraan dari pihak kepolisian soal simulasi dan skenario yang mungkin akan dilakukan jika dilakukan karantina wilayah....
  • HOT !
    Penanganan kasus virus corona atau COVID 19 di DKI Jakarta semakin mendapat perkembangan di mana Gubernur Anies Baswedan mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : KaptenJe
Cast : Jill, Sehun, Ibu dan Mama.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)