SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Wow, Jokowi Konfirmasi Pangkas Dua Eselon PNS Akan Diganti dengan Robot!

Jumat, 29 November 2019 10:45 by reinasoebisono | 524 hits
Wow, Jokowi Konfirmasi Pangkas Dua Eselon PNS Akan Diganti dengan Robot!
Image source: Sekretariat Negara

DREAMERS.ID - Topik perampingan eselon di lembaga pemerintahan kembali mencuat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan rencana mengganti pegawai negeri sipil atau PNS dengan artificial intelligence atau kecerdasan buatan.

Hal ini disebut sejalan dengan program pemangkasan pejabat eselon di lingkungan kementerian dan lembaga (k/l) yang beberapa waktu belakangan santer terdengar.

"Kita lakukan pengurangan eselon, kita punya eselon I, II, III, IV, kita akan lakukan yang III dan IV akan kita potong," jelas Jokowi di acara CEO Forum di Ritz-Charlton, Jakarta, Kamis (28/11), melansir Detik.

Jokowi mengatakan jika program pemangkasan pejabat eselon di kementerian dan lembaga ini dalam rangka reformasi birokrasi yang selama ini dibutuhkan oleh para pelaku usaha. Pasalnya, selama ini birokrasi menjadi salah satu kendala investasi masuk ke Indonesia.

"Saya sudah perintahkan juga ke Men-PAN (Tjahjo Kumolo) diganti dengan AI. Kalau diganti artificial intelligence, birokrasi kita lebih cepat. Saya yakin itu. Tapi sekali lagi, ini juga akan tergantung omnibus law ke DPR," jelas dia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto pun mengatakan jika rencana pemerintah dalam menerapkan wacana tersebut adalah mengalihkan pekerjaan pegawai pemerintahan yang bekerja di bidang pembuatan perizinan.

"Sekarang beberapa sudah didorong antara lain omnibus law untuk Cipta Kerja dan juga ada yang namanya OSS dan single map policy. Jadi salah satunya menggunakan AI di situ," kata Airlangga. "Contoh, kita menyederhanakan IMB terutama untuk gedung dua tingkat. Nah, perizinan didorong berbasis bukan seperti sekarang, tetapi risk based approach, itu basisnya standar,"

"Jadi, kalau sudah memenuhi standar, bisa berproses dengan OSS (Online Single Submission). Sekarang kan, walaupun sudah ada OSS, masih ada intervensi 'rekomendasi'. Sehingga nanti rekomendasi untuk Pertek dan lain-lain akan kita hilangkan. Sehingga orang untuk bangun gedung 2 lantai 'tidak memerlukan IMB'," imbuhnya.

"Terus di dalam omnibus law juga kita didorong kemudahan untuk UMKM. Ini termasuk untuk perizinan, selama ini kan perizinan diproses. Tapi usaha kecil-menengah bisa dengan registrasi saja dan ada penambahan bahwa untuk membuat bisnis itu tidak perlu. Kalau berdasarkan UU sekarang harus ada dua pihak, tetapi ke depan nanti cukup satu pihak saja," pungkasnya.

Namun Airlangga belum mau membeberkan kapan pemerintah mulai memangkas birokrasi di pemerintah dengan kecerdasan buatan tersebut. Ia hanya berpesan agar menunggu programnya diluncurkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

 

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Pembicaraan soal kemunculan Harimau Sumatera kembali mencuat setelah hewan langka itu menampakkan diri di dekat pemukiman warga di perbatasan Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru....
  • HOT !
    Erick Thohir mungkin belum genap dua bulan menjabat sebagai Menteri BUMN, namun ia sudah menyiapkan sederet gebrakan untuk bersih bersih. Selain Garuda Indonesia, masih ada enam perusahaan BUMN yang jadi targetnya....
  • HOT !
    Peredaran ganja di kalangan mahasiswa tampaknya masih sangat banyak dan jarang tersentuh. Pada 6 Desember, polisi mengungkap jaringan pengedar narkoba jenis ganja sebesar 80 kilogram di Universitas Pancasila, Jakarta Selatan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : KaptenJe
Cast : Jill, Sehun, Ibu dan Mama.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)