SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Perhatikan Kepala! Begini Lho Cara Menggotong Korban Kecelakaan yang Benar

Selasa, 12 November 2019 19:20 by reinasoebisono | 771 hits
Perhatikan Kepala! Begini Lho Cara Menggotong Korban Kecelakaan yang Benar
Image source: Detik

DREAMERS.ID - Korban kecelakaan lalu lintas terkadang tidak langsung mendapat pertolongan dari pihak berwenang seperti petugas medis, dan tidak ada salahnya memberikan simpati pada korban kecelakaan untuk memindahkan korban ke tempat yang lebih aman juga untuk membantu kelancaran lalu lintas kembali.

Namun ternyata menyelamatkan korban kecelakaan lalu lintas adalah hal yang tidak bisa disepelakan. Ketahuilah ada beberapa prosedur yang agar korban bisa selamat dan justru tidak memperburuk luka yang didapat.

Melansir Detik, pedoman ini juga tertuang dalam buku saku ‘Jadilah Penolong Kecelakaan di Jalan’ yang digadang oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan World Health Organization.

Bagi yang tidak mengerti, sering kali banyak orang yang mengangkat korban tanpa pertimbangan. Dengan alasan lebih cepat dan tidak melihat adanya cedera. Karena ketika korban memiliki cedera di salah satu bagian tubuh, dan kita salah memindahkannya, bisa saja cedera itu menjadi semakin parah.

Baca juga: Alasan Penyelaman Mencari Korban Bus Sriwijaya yang Terjun Ke Jurang Dihentikan

Pertama, ada standar minimal jumlah penolong. Disebutkan pemindahan pada setiap korban yang tidak sadarkan diri harus dilakukan oleh minimal 3 orang penolong. Posisi saat memindahkan korban seperti mengangkat jenazah, jangan memindahkan korban seperti menenteng atau menjinjing.

Sedangkan posisi penolong pada saat memindahkan korban adalah, satu orang di bagian atas meliputi kepala sampai bahu, satu orang bagian tengah meliputi bagian punggung hingga bokong dan satu orang lagi bagian bawah, mulai dari lutut sampai mata kaki.

Kemudian harus menganggap korban tersebut mengalami fraktur (retak atau patah tulang) di bagian leher. Dengan begitu, kita sangat berhati-hati dalam menanganinya. Untuk mengangkat korban, yang terpenting adalah bagian kepala. Hindari posisi korban menggantung terutama bagian leher/kepala.

Yang perlu dicatat adalah, lakukan semua langkah dengan benar-benar secara perlahan dengna penuh kehati-hatian.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Menyebarnya virus corona yang terjadi pada saat ini tidak hanya membuat seluruh masyarakat di dunia menjadi takut dan juga resah. Namun, beberapa perusahaa juga menjadi waspada hingga menutup gerai usahnya di Tiongkok....
  • HOT !
    Hingga berita ini ditulis, setidaknya ada 82 orang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona dan lebih dari 4 ribu orang yang terjangkit berasa dari Wuhan, Tiongkok. Salah satu korban meninggal diketahui adalah pejabat Wuhan bernama Wang Xianliang yang merupakan mantan ketua komite urusan agama daerah tersebut....
  • HOT !
    Tak hanya dunia basket nmun dunia turut terkejut mendengar kabar pebsket andal dan telah dianggap sebagai legenda, yaitu Kobe Bryant meninggal dunia bersama putrinya dalam sebuah kecelakaan helikopter di California, Amerika Serikat....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : KaptenJe
Cast : •Je (aku) • Tata •Yossy •All member EXO

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)