SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Mirisnya Cerita Jokowi Bandingkan Kecepatan Perizinan Abu Dhabi dan Indonesia: Tidak Sampai Setengah Jam!

Rabu, 21 Agustus 2019 18:19 by reinasoebisono | 928 hits
Mirisnya Cerita Jokowi Bandingkan Kecepatan Perizinan Abu Dhabi dan Indonesia: Tidak Sampai Setengah Jam!
Image source: CNBC

DREAMERS.ID - Sebagai seorang presiden, Joko Widodo tentu telah bertandang ke negara-negara sahabat di berbagai belahan dunia lain. Namun belakangan ada satu kunjungan yang dinilainya paling berkesan, bahkan telah beberapa kali diceritakan.

Kesan mendalam itu dirasakan Jokowi ketika bertemu Sheikh Muhammad dari Uni Emirat Arab (UEA) ketika berkunjung ke Abu Dhabi, tepatnya pada tahun 2015. Jokowi mengaku terkesan dengan betapa cepat Pemerintah UEA perihal pelayanan permohonan izin investasi di negara tersebut.

"Saya datang ke sana karena sudah online saat itu, saya datang ke situ, saya tanda tangan. Kemudian mereka diperintah kembali lagi ke meja awal, izin-izin sudah selesai semuanya. Enggak ada 30 menit dan itu sudah 17 tahun yang lalu," katanya. 

Jokowi pun membandingkan dengan yang terjadi di Indonesia, sebagai contoh, waktu yang diperlukan untuk izin membangun pembangkit listrik di Indonesia. Kala itu harus menyelesaikan 259 izin dan perlu waktu enam tahun.

Baca juga: Foto-foto Jokowi di Lokasi Karhutla yang Sempat 'Tarik Urat' di Rapat Penanganan Kabut Asap Riau

Kini Jokowi mengatakan tinggal 58 perizinan, tapi waktu penyelesaiannya juga masih sekitar satu tahun lebih. "Coba, sekarang bandingkan. Bagaimana kita akan maju kalau ini diteruskan. Tidak bisa lagi. Budaya seperti ini diterus-teruskan," ujar Jokowi.

Presiden Terpilih itu kembali mengingatkan kecepatan itulah yang akan membawa negara ini menjadi negara maju. Jokowi juga mengatakan telah menyampaikan kepada Ketua DPR RI agar tidak membuat undang-undang yang banyak. Kepala negara juga meminta pemerintah daerah dan DPRD tidak perlu buat banyak-banyak peraturan daerah.

"Buat satu dua tapi kualitasnya yang baik, melindungi kepentingan rakyat, melindungi kepentingan negara, melindungi kepentingan daerah. Itu yang dibutuhkan," kata Jokowi melansir CNBC.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Jika biasanya area apartemen mewah dikelilingi oleh fasilitas dan suasana berkelas dan mahal, lain halnya dengan salah satu area apartemen di kawasan Jakarta Pusat satu ini....
  • HOT !
    Misteri keberadaan penemuan benda misterius di kawasan revitalisasi Alun alun Kejaksan Cirebon masih belum terungkap. Pasalnya, pihak kontraktor maupun pemda setempat tidak memberi tahu di mana posisi terbaru benda misterius itu ditemukan....
  • HOT !
    Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang juga adalah politikus senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap dan gratifikasi oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : AfifahCahyani
Cast : Koo Junhoe & Park Della

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)