SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Izin Pindahkan Ibu Kota, Intonasi Jokowi Meninggi Saat Bahas Ini di Pidato Sidang Bersama DPR-DPD

Jumat, 16 Agustus 2019 14:54 by reinasoebisono | 11086 hits
Izin Pindahkan Ibu Kota, Intonasi Jokowi Meninggi Saat Bahas Ini di Pidato Sidang Bersama DPR-DPD
Image source: Kompas

DREAMERS.ID - Kode-kode pemindahan Ibu Kota Indonesia juga dilontarkan di Sidang Tahunan MPR dan berbagai rangkaian acara lain di Kompleks Senayan hari ini Jumat (16/8). Dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo juga meminta izin kepada seluruh anggota Parlemen untuk memindahkan ibu kota.

Jokowi, dalam pidato kenegaraan menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia itu mengatakan secara gamblang akan memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke Pulau Kalimantan, dilansir dari laman Kompas.

"Pada kesempatan yang bersejarah ini, dengan memohon ridho Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari Bapak/Ibu anggota Dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh bangsa terutama dari seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden. "Dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan," imbuh dia.

Meski demikian, Presiden kembali tidak mengungkapkan dimana lokasi pasti calon ibu kota baru.  Presiden hanya menegaskan, ibu kota bukan hanya soal simbol identitas negara, tetapi juga representasi kemajuan bangsa.  "Ini demi terwujudnya pemerataan dan keadilan ekonomi. Ini demi visi Indonesia Maju. Indonesia yang hidup selama-lamanya," kata Presiden.

Baca juga: Foto-foto Jokowi di Lokasi Karhutla yang Sempat 'Tarik Urat' di Rapat Penanganan Kabut Asap Riau

Tak hanya ibu kota, Jokowi juga sempat meninggikan intonasi saat membahas hal sensitif lainnya, yaitu perkara regulasi atau peraturan perundang0undangan yang cenderung kaku dan sulit. Ia terlihat geram karena menurutnya regulasi justru merepotkan masyarakat dan pelaku usahan

"Kita tidak boleh terjebak pada regulasi yang kaku yang formalitas yang ruwet yang rumit yang basa-basi yang justru menyibukkan yang meruwetkan masyarakat dan pelaku usaha," ujar Presiden yang turut mengulang sampai dua kali. "Ini harus kita hentikan. Sekali lagi, ini harus kita hentikan,"

Menurut Jokowi, pemerintah dan lembaga legislatif tidak boleh membiarkan regulasi justru menghambat inovasi. Ia mengatakan, regulasi yang tidak sesuai perkembangan zaman harus dihapus. Begitu juga dengan regulasi yang tidak konsisten dan tumpang tindih.

"Regulasi yang tidak konsisten dan tumpang tindih antara satu dan lainnya harus diselaraskan, disederhanakan dan dipangkas," kata dia.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Kamis (19/9) lalu terjadi dua kali gempa berkekuatan 6 skala richter dari Laut Jawa. Gempa ini diinformasikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berada lebih dari kedalaman 300km yang dinilai tidak biasa....
  • HOT !
    Jika biasanya area apartemen mewah dikelilingi oleh fasilitas dan suasana berkelas dan mahal, lain halnya dengan salah satu area apartemen di kawasan Jakarta Pusat satu ini....
  • HOT !
    Publik tengah dihebohkan dengan polisi Korea Selatan yang dikatakan telah menemukan pelaku kasus pembunuhan paling keji di Negeri Ginseng. Namun pada Kamis (19/9), polisi menyatakan bahwa pria 56 tahun yang diidentifikasi sebagai tersangka utama kasus tersebut membantah terlibat dalam pembunuhan berantai....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : AfifahCahyani
Cast : Koo Junhoe & Park Della

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)