SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Berjalan Damai, Pemilu 2019 Jadi Sorotan Media Internasional Tuai Pujian Asing

Kamis, 18 April 2019 13:15 by Fikriah | 830 hits
Berjalan Damai, Pemilu 2019 Jadi Sorotan Media Internasional Tuai Pujian Asing
Image source : cnnindonesia.com

DREAMERS.ID - Euforia pesta demokrasi Indonesia yang telah berlangsung pada Rabu (17/04) kemarin, bukan hanya dirasakan oleh masyarakatnya saja, tetapi juga berbagai media internasional dari belahan negara lain yang meliput jalannya pemilu serentak 2019 ini.

Berbagai media asing tersebut menyebutkan bahwa pemilu 2019 di Indonesia sebagai pemungutan suara terbesar dalam sejarah. Hal ini karena, pemilu ini dilakukan serentak untuk memilih calon presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi, Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Anggota DPD.

Sebanyak 192,8 juta warga Indonesia memenuhi hak pilihnya dan sebanyak 810.0329 tempat pemungutan suara dibuka dan dijaga oleh 7,2 juta panitia pemilu. Media yang meliput pemilu serentak 2019 ini yaitu The Straits Times. Media surat kabar asal Australia itu juga membuat laporan langsung (live report) pada proses pemungutan suara.

Media berbasis Asia lainnya seperti portal berita Channel NewsAsia, South China Morning Post (SCMP), Nikkei, kantor berita NHK, dan Times of India juga memberitakan pemilu 2019 ini. Selain itu, media berbasis Inggris seperti Reuters dan BBC. Kantor berita asal Qatar, Al Jazeera, media Bloomberg, dan Agence France-Presse (AFP) media asal Perancis. Begitu pula majalah The Economist.

Baca juga: Keputusan Sidang: Dalil Kecurangan dari Prabowo-Sandi yang Dipatahkan Mahkamah Konstitusi

Di samping itu, Bukan hanya media yang berantusias meliput, beberapa duta besar juga melayangkan pujian atas hal ini. Duta besar Korea di Jakarta, Kim Chang-beom berpendapat bahwa pemungutan suara kemarin (17/04) berjalan dengan damai dan tenang dibandingkan dengan pemilu 2004 silam. Kim juga menganggap bahwa debat capres-cawapres yang telah dilakukan beberapa waktu lalu berjalan interaktif.

"Saya pernah bertugas di Indonesia pada periode 2003-2005, jadi saya sempat menyaksikan sendiri pemilu 2004. Ada beberapa perbedaan yang saya rasakan. Pertama, pemilu kali ini terselenggara secara damai dan tenang," ungkapnya, pada acara Quick Count Transmedia, Senin (17/4) melansir cnnindonesia.com.

Zuhair Al Shun, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, juga mengungkapkan pujiannya dengan mengatakan bahwa pemilu Indonesia 2019 ini menunjukkan pemerintah berhasil menjamin kebebasan warganya untuk memilih tanpa ada tekanan dari pihak manapun, "Menurut saya, rakyat Indonesia telah memilih tanpa ada tekanan," kata Al Shun, dikutip dari cnnindonesia.com.

(fnj)

Komentar
  • HOT !
    Ibu Kota baru Negara Republik Indonesia yang baru nantinya dan selama ini menjadi misteri akhirnya terjawab dengan Presiden Jokowi mengumumkan lokasinya yang berada di Kalimantan Timur. Dikatakannya, lokasi tersebut telah dikaji dan dinilai paling ideal sebagai lokasi ibu kota baru....
  • HOT !
    Bukan hal asing para warga Korea Utara membelot atau kabur dari negaranya dan memasuki Korea Selatan. Mungkin banyak yang berpikir mereka melarikan diri karena tak tahan dengan peraturan negaranya, namun ternyata ada juga faktor lain....
  • HOT !
    Jumat dini hari tadi (23/8), Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta mengalami antrean panjang bagi penumpang yang hendak check in. Penyebabnya adalah adanya gangguan IT pada sistem check in....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : StrongBaby
Cast : -Amber Josephine Lu f(x) -Lee Seunghyun Bigbang -Lee Gikwang B2ST -Son Dongwoon B2ST -Lot Of Cameo

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)