SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

KPU Angkat Bicara Soal Membludaknya Pemilih di Luar Negeri Hingga Tak Terlayani

Selasa, 16 April 2019 18:15 by Fikriah | 897 hits
KPU Angkat Bicara Soal Membludaknya Pemilih di Luar Negeri Hingga Tak Terlayani
Image source : kumparan.com

DREAMERS.ID - Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi memberikan penjelasan terkait banyaknya antrean pemilih dalam pemilu 2019 di TPS luar negeri salah satunya Sydney, Australia. Dirinya mengatakan salah satu penyebab terjadinya antrean panjang karena banyaknya Daftar Pemilih Khusus (DPK) di luar negeri.

“Iya dugaan kita memang DPK. Jadi warga kita antusiasmenya muncul belakangan, padahal yang dilakukan teman-teman PPLN melakukan sosialisasi itu kan sudah setahun yang lalu dilakukan. Nah, mereka pasti enggak terfasilitasi, maksud saya terfasilitasi karena DPK itu jumlahnya membengkak," ujar Pranomo pada Senin (15/4), dilansir dari kumparan.com.

Pihak KPU menduga jumlah DPK luar negeri mengalami peningkatan yang cukup pesat, jika dibanding dengan pemilu 2014. Khususnya di beberapa negara dengan jumlah WNI yang besar. Pramono mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi pemilu 2014 dan pileg hanya berada di angka 23 persen, sementara pemilu 2019 saat ini meningkat drastis.

Baca juga: BPN Sebut KPU Gelembungkan Jutaan Suara Pemilu, 'Waktu Rekap Kok Enggak Keberatan?'

“Jadi ketika jumlah pemilih DPK datang pada hari H hanya membawa paspor atau e-KTP pasti tak terantisipasi karena jumlah surat suara di setiap TPS hanya DPT plus 2 persen adanya. Begitu DPK membeludak pasti tak tertangani, itu pasti," jelas Pramono.

Pramono juga menduga terdapat kesalahpahaman antara PPLN dengan pihak pengelola gedung terkait dengan kejadian di Sydney, “Tempat yang disewa mungkin komunikasi teman-teman PPLN kurang baik. Sehingga pemilih juga tidak bisa diperpanjang sampai pencoblosan surat suara selesai, bukan waktu sewa habis," ungkapnya.

Meski begitu, pramono mengatakan bahwa pemungutan suara di luar negeri hampir seluruhnya berjalan dengan baik. Peluang pemilu lanjutan atau susulan juga terbuka, untuk memberikan kesempatan pada pemilih yang telah terdaftar pada tanggal 14 April tetapi belum terfasilitasi karena TPS yang telah tutup pukul 6 sore.

(fnj)

Komentar
  • HOT !
    Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pekanbaru telah menimbulkan dampak yang sangat memprihatinkan. Bahkan, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Regional Sumatera telah mengeluarkan pernyataan bahwa kualitas udara di Pekanbaru sudah menyentuh level berbahaya....
  • HOT !
    Sejarah kerap kali menerangkan suatu perjalanan kehidupan atau pun pelajaran untuk masa selanjutnya. Dari sejarah pula kita bisa memetik banyak pelajaran atau kisah kisah kehirupan sebelumnya yang tak jarang datang dari beberapa hal tak biasa....
  • HOT !
    Membuat geger, aliran sungai Bengawan Solo yang lebih tepatnya melintasi Kecamatan Cepu, Blora kondisinya disebut memprihatinkan. Karena warnanya berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau busuk....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : arsyaden
Cast : Arsy, Vian, Lee Dong Wook, dkk

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)