SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

MRT Buka Kesempatan UMKM Isi Lapak di Stasiun dengan Biaya Sewa per Bulan

Jumat, 12 April 2019 09:15 by nicnov | 2915 hits
MRT Buka Kesempatan UMKM Isi Lapak di Stasiun dengan Biaya Sewa per Bulan
image source: wartakota tribunnews

DREAMERS.ID - Sebelumnya sempat diinformasikan bahwa stasiun MRT akan diisi oleh beberapa gerai makanan, minuman, dan lainnya yang sudah memiliki brand besar. Kini PT MRT Jakarta memberikan peluang bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin membuka gerai di stasiun mereka.

Namun kesempatan untuk menyewa lapak hanya diberikan di lima stasiun MRT saja. Stasiun Lebak Bulus Grab, Haji Nawi, Cipete, Blok A, dan Dukuh Atas BNI. Sekretaris PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin mengatakan total gerai yang akan diberikan kepada para pelaku UMKM berjumlah 16 slot dengan biaya sewa Rp1.3 juta per bulan. “Siapa yang akan mengisi sudah terpilih tapi belum dibuka, belum aktif sekarang,” jelasnya, Rabu (10/04).

Pihak MRT juga sedang mempersiapkan tempat yang nyaman untuk para pelaku UMKM seperti penyediaan air sampai dengan listrik. Kamaluddin memperkirakan bahwa para pelaku UMKM bisa mulai berjualan sekitar satu atau dua bulan ke depan. “UMKM nantinya akan berjualan produk-produk kerajinan, ada yang fesyen lalu makanan,” jelasnya.

Baca juga: Ketahui Rekor MRT yang Ternyata Dicapai Imbas Keramaian Demonstrasi Kemarin

Lebih lanjut, Kamalludin kembali mengatakan bahwa para penumpang MRT juga akan dimanjakan dengan berbagai ritel yang tersedia di setiap stasiun, khususnya di Bundaran HI. Sejauh ini telah bekerja sama dengan 16 toko ritel yang beroperasi di delapan stasiun. “Ritelnya seperti mini market, kafe, lalu jual aksesories, tempat potong rambut, dan farmasi,” jelas Kamal.

Berbeda dengan para pelaku UMKM, Kamal tidak menjelaskan berapa biaya yang harus dikeluarkan para peritel yang ingin menjajakan barangnya di stasiun MRT. Namun dilansir dari laman CNNIndonesia, ia menekankan bahwa kewajiban tak hanya soal biaya sewa per bulan, tetapi pemilik ritel juga harus membagi keuntungannya dengan MRT setiap bulan.

“Angka pastinya ada pada kontrak masing-masing kami dengan peritel. Tapi kami tidak bisa buka informasinya,” ucapnya. Hingga kini masih ada sekitar 5 hingga 10 toko yang kosong bagi para peritel yang ingin berjualan di stasiun MRT. Namun untuk fasilitas seperti air dan listrik saat ini masih dalam tahap penanganan oleh pihak manajemen.

(nino)

Komentar
  • HOT !
    Rabu (16/10) kemarin PT Angkasa Pura II telah menandatangi perjanjian kerja sama dengan PT PLN. Penandatangan ini dilakukan untuk program Kerja Sama Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai....
  • HOT !
    Ujaran kebencian bisa muncul dari isu rasis, bahkan di dalam negeri sendiri. Padahal, hasil penelitian terbaru membuktikan jika Indonesia tidak memiliki istilah ‘pribumi’. Keanekaragaman etnis yang ada di Indonesia juga menjadi salah satu buktinya....
  • HOT !
    Penurunan permukaan tanah di Jakarta sudah dianggap menjadi persoalan serius. Di wilayah Utara Jakarta, air laut telah masuk ke wilayah pemukiman. Bahkan Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan jika air laut sudah mencapai Monumen Nasional atau Monas, apa artinya?...

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : LauraLMP
Cast : TVXQ (Yunho - Changmin) and Blue Razeilly, Dean, Twins Hyran-Kyran (OC)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)