SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Fatwa Gerakan 212 Ma'ruf Amin yang Buat, Untuk Apa Lagi Setelah Ahok Selesai Jalani Hukuman?

Rabu, 06 Februari 2019 12:00 by reinasoebisono | 8370 hits
Fatwa Gerakan 212 Ma'ruf Amin yang Buat, Untuk Apa Lagi Setelah Ahok Selesai Jalani Hukuman?
Image source: Tribunnews

DREAMERS.ID - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin yang berpasangan dengan petahana Joko Widodo mengatakan jika fatwa gerakan 212 muncul untuk gerakan penegakan hukum atas Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang melakukan penistaan agama.

Melansir Liputan6, fatwa gerakan itu disebut Ma’ruf Amin dibuat olehnya. Dan kini, ia mulai mempertanyakan kegunaan gerakan tersebut mengingat Ahok yang kini ingin disapa BTP itu telah selesai menjalani hukuman penjara.

Karena menurut Ma’ruf, gerakan itu kini telah keluar dari tujuan utamanya, dan telah berganti nama menjadi Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang dikatakannya telah menjadi gerakan politik.

"Fatwa gerakan 212 saya yang buat, gerakan penegakan hukum atas Ahok. Hukum sudah diberlakukan, ya selesai," kata Ma’ruf Amin, Selasa (5/2).

Baca juga: Inilah Izin Spesial dari Jokowi untuk Prabowo dan Sri Mulyani Sebagai Menteri

Ma’ruf Amin juga menyebut, munculnya gerakan yang mengatasnamakan alumni 212 pada masa Pilprse 2019 kali ini tak lagi soal memenangkan capres dan cawapres saja, tapi sudah dalam momen pertarungan antar ideologi.

"NU tetap pada khitahnya, solid, satu suara mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden," lanjut Ma’ruf Amin.

Ma’ruf Amin mengatakan yang jadi masalah adalah gerakan yang awalnya digunakan untuk konsolidasi umat Islam ini justru dijadikan gerakan politik untuk menyukseskan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Kalau sekarang dihidupkan lagi (212) untuk silaturahim tidak masalah. Asal jangan tujuan yang lain," ujar dia. "Muncul nama PA (Persatuan Alumni) 212. Kemudian GNPF-MUI diganti, dibuat GNPF Ulama. Ini sudah tidak ada kaitannya dengan istilah penegakan hukum tapi gerakan politik,"

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Front Pembela Islam atau FPI selama ini diketahui mendukung pasangan Prabowo Sandiaga di Pilpres 2019. Namun kini pihak Prabowo beserta Gerindra merapat ke koalisi dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin, bagaimana sikap selanjutnya?...
  • HOT !
    Salah satu orang yang dipanggil oleh Presiden Jokowi adalah Nadiem Makarim, mantan CEO Gojek tersebut diduga akan menjadi Menteri di kabinet Jokowi jilid II, periode 2019 2024. ...
  • HOT !
    Nadiem Makarim, yang juga dikenal sebagai founder perusahaan Unicorn asal Indonesia, Go Jek, adalah salah satu sosok yang datang pertama kali ke Istana Merdeka, Jakarta, menyusul Mantan Ketua MK Mahfud MD dan Bupati Minahasa Christiany Eugenia Tetty Paruntu....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : LauraLMP
Cast : TVXQ (Yunho - Changmin) and Blue Razeilly, Dean, Twins Hyran-Kyran (OC)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)