SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Jangan Termakan Hoax, Ketahui Hal Terkait Rencana Jakarta Razia Anjing dan Kucing

Selasa, 08 Januari 2019 10:42 by reinasoebisono | 694 hits
Jangan Termakan Hoax, Ketahui Hal Terkait Rencana Jakarta Razia Anjing dan Kucing
Image source: Detik

DREAMERS.ID - Sebelumnya beredar informasi beserta dokumentasi tentang rencana razia anjing dan kucing liar di wilayah DKI Jakarta yang sayangnya masih bersifat simpang siur. Rencana tersebut dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.

Melansir Kompas ada beberapa hal yang perlu diketahui soal rencana sosialisasi dan pengamanan hewan penular rabies (HPR) yang akan digelar pada hari Selasa (8/1).

Pencegahan Rabies

Pemprov DKI Jakarta menjadikan razia ini salah satu upaya untuk mencegah penyebaran penyakit lewat hewan penular rabies (HPR) yaitu anjing dan kucing. Dan upaya yang dilakukan pun tidak berfokus hanya pada razia.

"Kegiatan ini diisi dengan hanya memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemahaman tata cara pemeliharaan hewan HPR yang baik. Agar tidak membahayakan lingkungan," ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta Sri Hartati.

Dilakukan Serentak

Sebelumnya yang beredar adalah kabar jika razia kucing dan anjing akan dilakukan tiga hari pada 7-9 Januari 2019. Namun sosialisasi dan penangkapan hanya akan digelar hari ini serentak di 5 wilayah DKI Jakarta:

Baca juga: Perubahan Agenda Razia Anjing-Kucing di DKI Jakarta Setelah Ada Instruksi dari Gubernur Anies

- Jakarta Pusat:  Kelurahan Mangga Dua Selatan
- Jakarta Utara: Kelurahan Sukapura 
- Jakarta Selatan: Kelurahan Ragunan
- Jakarta Barat: Kelurahan Jelambar
- Jakarta Timur: Kelurajan Kelapa Dua Wetan

Tati juga mempersilakan jika warga ingin menyelamatkan anjing dan kucing liar seperti yang digaungkan di media sosial karena pihaknya hanya melakukan penangkapan terhadap HPR yang tidak dipelihara. Penangkapan pun dilakukan setelah sosialisasi ke masyarakat.

Dibawa ke Penampungan

"Kami sudah kerja sama dengan penyayang (binatang), ada selter yang mau menampung," kata Tati. Tati menyebutkan, pihaknya akan terbuka jika ada yang ingin mengadopsi kucing atau anjing yang tertangkap tersebut. "Kalau tertangkap, siapa yang mau nanti diambil," jelasnya.

Tidak Dapat Perlakuan Buruk

Mirisnya ada yang menyebarkan info jika hewan-hewan liar tersebut akan diperlakukan buruk seperti disuntik atau diletakkan di tempat sempit hingga berkelahi sampai mati.  Namun Tati menegaskan hewan-hewan tersebut tidak akan mendapat perlakuan buruk dari Dinas KPKP.

Serangkaian program itu dilakukan demi mewujudkan program DKI Jakarta bebas rabies. "Harapan kita itu, kucing dan anjing tidak diliarkan, tidak menggangu lingkungan, dan tidak menggigit orang," ujar dia.

(rei)

  • HOT !
    Setelah uji coba MRT, kini ada perbincangan bahwa Moda Raya Terpadu (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) akan gratis bagi warga Jakarta. Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tarif 2 kendaraan umum tersebut tak mungkin gratis. Sebab menurutnya, Pemprov DKI Jakarta hanya memiliki dana terbatas dalam mengoperasikan MRT....
  • HOT !
    Berbagai hal menarik terjadi dalam debat cawapres malam tadi (17/3), di mana kedua calon wakil presiden 2019 saling beradu visi misi. Salah satu yang menarik untuk disorot adalah jumlah kata yang diucapkan oleh Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno....
  • HOT !
    Debat Pilpres Ketiga akhirnya berhasil digelar pada Minggu (17/03/19) di Hotel Sultan Senayan. Pada kesempatan itu Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno sebagai capres dihadapkan dengan pembahasan mengenai pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan dan sosial budaya. Selama debat yang berlangsung 2 jam itu, sejumlah janji dan pernyataan dilontarkan keduanya....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : amalamal
Cast : Kris, Sarah

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)