SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Fakta Sesar Lembang yang Jurnal Ilmiahnya Baru Dirilis Beresiko Tinggi Sebabkan Gempa di Bandung

Senin, 07 Januari 2019 10:40 by reinasoebisono | 2957 hits
Fakta Sesar Lembang yang Jurnal Ilmiahnya Baru Dirilis Beresiko Tinggi Sebabkan Gempa di Bandung
Image source: Kumparan

DREAMERS.ID - Gempa bumi disebut para ahli adalah salah satu bencana yang bisa diprediksi besaran kekuatan dari sejarah gempa masa lalunya, namun tidak bisa diprediksi kapan waktu pastinya akan terjadi di masa depan. Dan kini, riset terbaru menunjukkan adanya potensi gempa cukup besar di Pulau Jawa.

Hasil riset berjudul ‘Earthquake Geology of the Lembang Fault, West Java, Indonesia’ itu telah dipublikasikan di jusrnal internasional Tectonophysics pada 13 Desember 2018 laludan disusun oleh Mudrik Rahmawan Daryono dan Danny Hilman Natawidjaja dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Benjamin Sapiie dari ITB dan Phil Cummins dari Australia National University.

“Jadi itu ada ciri khasnya bahwa sesar itu aktif, yaitu adanya morfologi gawir (tebing curam yang terbentuk akibat sesar), kemudian dia (sesar) membelokkan sungai atau kita sebut sebagai river offsets (RO), kemudian memotong sungai kita sebut sebagai beheaded rivers (BR), terus kemudian shutter ridges (SR), ada bukit yang terangkat karena kompresi. Kayak gitu itu ciri khas dari bentuk-bentuk morfologi sesar aktif itu,” papar Mudrik melansir Kumparan.


Image source: Kumparan

Seperti yang disebutkan di atas, peneliti menemukan bukti sejarah setidaknya ada 3 gempa juat yang pernah ditimbulkan oleh pergerakan Sesar Lembang. Yang pertama terjadi pada abad ke-15 Masehi, antara tahun 2300-60 Sebelum Masehi, dan antara 19620-19140 tahun yang lalu. Gempa antara tahun 2300-60 SM itu memiliki perpindahan vertikal 40 cm yang setara dengan gempa 6.5 magnitudo momen.

Hasil riset ini juga membuktikan jika Sesar Lembang adalah sesar aktif yang tepat berada di selatan Gunung Tangkuban Perahu, salah satu gunung api aktif di Indonesia. Hasilnya peneliti menemukan bahwa Sesar Lembang memiliki laju pergeseran sepanjang 1,95 milimeter sampai 3,45 milimeter per tahunnya.

Untuk panjangnya, para peneliti memetakan Sesar Lembang menjadi 6 bagian, yaitu bagian Cimeta di Padalarang, Cipogor di Lembang, Cihideung di Parongpong, Gunung Batu di Lembang, Cikapundung di Lembang, dan Batu Lonceng di Lembang.  Yang setelah diukur, para peneliti menyatakan Sesar Lembang ini memiliki panjang hingga 29 kilometer.

“Sesar Lembang adalah salah satu sumber gempa potensial yang terletak di tengah Provinsi Jawa Barat, hanya sekitar 10 km di utara ibukota Jawa Barat, Bandung, sebuah kota yang dihuni oleh 8,6 juta orang,” tulis para peneliti dalam makalah ilmiah di jurnal Tectonophysics tersebut.

(rei)

  • HOT !
    Setelah uji coba MRT, kini ada perbincangan bahwa Moda Raya Terpadu (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) akan gratis bagi warga Jakarta. Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tarif 2 kendaraan umum tersebut tak mungkin gratis. Sebab menurutnya, Pemprov DKI Jakarta hanya memiliki dana terbatas dalam mengoperasikan MRT....
  • HOT !
    Berbagai hal menarik terjadi dalam debat cawapres malam tadi (17/3), di mana kedua calon wakil presiden 2019 saling beradu visi misi. Salah satu yang menarik untuk disorot adalah jumlah kata yang diucapkan oleh Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno....
  • HOT !
    Debat Pilpres Ketiga akhirnya berhasil digelar pada Minggu (17/03/19) di Hotel Sultan Senayan. Pada kesempatan itu Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno sebagai capres dihadapkan dengan pembahasan mengenai pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan dan sosial budaya. Selama debat yang berlangsung 2 jam itu, sejumlah janji dan pernyataan dilontarkan keduanya....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : amalamal
Cast : Kris, Sarah

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)