SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Ratusan Mahasiswa Indonesia Jalani Kerja Paksa di Taiwan, Ini Faktanya

Jumat, 04 Januari 2019 12:25 by bellaevania | 1475 hits
Ratusan Mahasiswa Indonesia Jalani Kerja Paksa di Taiwan, Ini Faktanya
Image Source: Kompas

DREAMERS.ID - Seorang politisi Taiwan, Kuomintang Ko Chih-en, berhasil mengungkap fakta soal ratusan mahasiswa asal Indonesia yang mengalami kerja paksa di sebuah pabrik di Taiwan dengan berkedok program kuliah kerja magang.

Ratusan mahasiswa tersebut diketahui menjadi buruh pabrik yang bertugas mengemas lensa kontak dengan waktu kerja 10 jam. Sedangkan masa belajar dikelas yang didapat mahasiswa hanya dua hari dalam sepekan. Selama bekerja, mahasiswa asal Indonesia yang mayoritas beragama muslim itu pula diberi makanan yang mengandung babi.

Para mahasiswa yang menjalani program kerja magang tersebut mulai mengeluh ke pihak universitas. Namun pihak universitas hanya meminta para mahasiswa bersabar. Alasannya, jika mahasiswa tidak membantu perusahaan bekerja, perusahaan juga tidak akan membantu universitas.

Program kerja magang yang diperuntukkan bagi mahasiswa tahun pertama tersebut sebenarnya dilarang oleh Kementrian Pendidikan di Taiwan. Namun, universitas mencari celah dengan membuat para mahasiswa bekerja dalam grup agar tidak dicurigai pemerintah.

Baca juga: Begini Klarifikasi PPI Taiwan Soal Dugaan Mahasiswa Indonesia Alami Kerja Paksa

Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KNDEI) di Taipei pun telah berkoordinasi dengan aparat lokal. Menteri pendidikan Taiwan, Yao Leeh-ter, juga berjanji melakukan penyelidikan. Diketahui universitas yang mengirim mahasiswa kerja paksa ini telah dipanggil pemerintah pada tahun lalu dan diminta agar tidak melanggar hukum.

Proses perekrutan dan pengiriman mahasiswa kuliah kerja magang ke Taiwan saat ini dihentikan sementara. Meski dihentikan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Mohamad Nasir, mengatakan mahasiswa yang menjalani kerja paksa bukan diberangkatkan melalui kerja sama Kemenristek Dikti dan Taiwan melainkan melalui calo atau agensi.

"Saat ini kami sedang menyelidiki kasus ini. Saya sudah berkomunikasi dari kemarin, namun dipastikan mereka berangkat sendiri melalui calo atau agensi," ujar Mohamad Nasir, seperti dikutip dari Kompas.

(bef)

  • HOT !
    Mendekati waktu bebasnya dari penjara, Ahok merilis sebuah surat yang berbeda dari biasanya yang hanya berisi himbauan dengan kalimat lugas. Di surat terbaru, pria bernama panjang Basuki Tjahaja Purnama itu menuliskan surat yang cukup panjang dan dengan isi yang cukup menarik....
  • HOT !
    Debat perdana capres cawapres Pilpres 2019 akan digelar Kamis (17/1) malam nanti dan persiapan sudah hampir rampung dengan antusias publik semakin meningkat untuk melihat penampilan masing masing paslon menjawab pertanyaan dan adu visi misi sesuai tema....
  • HOT !
    Titi Wati, wanita viral dari Palangka Raya yang memiliki bobot badan 350 kilogram akhirnya menjalani operasi di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (15/1). Operasi tersebut pun berjalan dengan lancar dan nantinya tetap akan menjalani perawatan panjang....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : LatifahNL999
Cast : Nana || Chanyeol || Lizzy || Baekhyun || Eyoung || Luhan || Others

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)