SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Universitas Harvard Dikecam Karena Lakukan Diskriminasi Seksual Pada Mahasiswanya?

Rabu, 05 Desember 2018 12:03 by noudi0501 | 997 hits
Universitas Harvard Dikecam Karena Lakukan Diskriminasi Seksual Pada Mahasiswanya?
Image source: idntimes.com

DREAMERS.ID - Sebagian besar murid di seluruh dunia memiliki impian untuk melanjutkan ke perguruan tinggi favorit di dunia, seperti salah satunya adalah Universitas Harvard. Namun, belum lama ini salah satu kampus bergengsi di dunia ini mendapatkan kecaman keras karena bertindak diskriminasi terhadap beberapa muridnya.

Dilansir dari BBC, Universitas Harvard sedang digugat atas tindakan keras terhadap sebuah kelompok atau klub sosial yang hanya diikuti oleh satu jenis kelamin dan menyebabkan terjadinya diskriminasi seksual.

Sejumlah perkumpulan tersebut mengajukan gugatan pada hari Senin kemarin waktu setempat dengan menentang kebijakan ini yang sudah berlaku sejak 2016 lalu. Di bawah kebijakan tersebut, murid yang bergabung dengan kelompok atau klub satu jenis kelamin tidak mendapatkan surat dukungan dari perguruan tinggi untuk beasiswa pascasarjana.


Image source: idntimes.com

Pihak Universitas Harvard menilai kebijakannya ini bertujuan membantu mengakhiri praktek pengucilan di kampusnya. Akan tetapi, gugatan hukum menuduh bahwa Universitas Harvard melakukan diskriminasi terhadap siswa atas dasar mereka dengan menghukum murid pria maupun wanita yang bergabung ke klub satu jenis kelamin.

"Kebijakan sanksi Harvard berusaha mendikte jenis kelamin orang-orang dengan siapa pria dan wanita dapat berserikat dan norma-norma gender di mana pria dan wanita harus menyesuaikan diri," ungkap pihak federal dalam gugatan hukumnya seperti yang dikutip dari BBC.

Pihak juru bicara dari Universitas Harvard belum mau memberikan komentar hingga saat ini mengenai keluhan yang dialami oleh beberapa kelompok terkait masalah ini.


Image source: idntimes.com

Pertentangannya ini muncul ketika pihak universitas tetap membela diri terhadap gugatan terpisah yang mengklaim bahwa ia mendiskriminasikan pelamar Asia-Amerika, sebuah kasus yang sempat diperbincangkan di Mahkamah Agung Amerika Serikat.

Pada tahun 2016 lalu, sebuah laporan yang diterima oleh pihak universitas mengenai serangan seksual mengatakan kelompok-kelompok satu jenis kelamin seperti beberapa klub terakhir di Harvard datang dengan rasa "hak seksual" dan merupakan "sisa ketidaksetaraan seksual".

Dalam laporan itu mengatakan sebanyak 47% wanita berpartisipasi dalam acara klub mengalami kontak seksual hingga non-seksual. 


Image source: idntimes.com

Beberapa klub di luar universitas, seperti Harvard Law School, merasa prihatin dengan kebijakan ini, terutama bagi para mahasiswi. Mereka bertanya mengapa harus tunduk pada kebijakan ini.

Uniknya, sebuah survei yang dilakukan oleh Harvard Crimson pada bulan Mei 2018 lalu menunjukkan sebagian besar dari mahasiswa Harvard tidak begitu tertarik dengan bergabung bersama kelompok satu jenis kelamin yang hanya mencapai 35% saja.

Setidaknya, mereka aman dari sanksi dari pihak universitas. Lulusan Harvard tahun 2017, Rebecca Ramos, mengatakan pihak universitas telah menghilangkan sumber utama dukungan dan pemberdayaan bagi perempuan, termasuk adik perempuannya.

Pasalnya, adiknya itu mendapatkan sanksi dari pihak universitas karena melanggar kebijakan yang dibuat sehingga tidak memperoleh beasiswa.

(nou)

  • HOT !
    Akhir bulan ini tepatnya tanggal pada 27 28 Februari di Hanoi, Vietnam, akan kembali digelar pertemuan kedua antara Kim Jong Un dan Donald Trump. Presiden Korea Selatan, Moon Jae In mengatakan jika pertemuan itu bisa jadi titik balik bagi hubungan Semenanjung Korea....
  • HOT !
    Indonesia bersedia menjadi tuan rumah multi event terbesar di dunia, Olimpiade, pada tahun 2032 mendatang. Indonesia mencalonkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 karena kesuksesan yang diraih saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018....
  • HOT !
    Sebuah buku tebal terlihat berada di atas meja Prabowo ketika menjalani debat capres putaran kedua di Hotel Sultan Jakarta pada Minggu (17/02/19) malam. Lalu buku seperti apa yang dibawa Prabowo itu?...

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : amalamal
Cast : Kris, Sarah

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)