SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Susul Kasus Mutilasi Khashoggi, Orang Dekat Pangeran Saudi Pernah Bahas Rencana Pembunuhan Jenderal Iran?

Selasa, 13 November 2018 15:40 by reinasoebisono | 4032 hits
Susul Kasus Mutilasi Khashoggi, Orang Dekat Pangeran Saudi Pernah Bahas Rencana Pembunuhan Jenderal Iran?
Image source: Detik

DREAMERS.ID - Sementara masih sibuk dengan pengungkapan kasus pembunuhan misterius jurnalis senior Arab Saudi, Jamal Khashoggi, kini media lokal Turki mengutip jika sejumlah pejabat intelijen Arab Saudi yang notabene dekat dengan sang putra mahkota pernah membahas rencana pembunuhan musuh-musuh dari Iran.

Pembahasan ini disebut dilakukan tahun lalu, sebelum pembunuhan Khashoggi dilansir dari laman Detik. Hurriyet Daily News mengatakan informasi tersebut dilaporkan media ternama Amerika Serikat New York Times yang mengutip sejumlah sumber anonim dalam sebuah laporan.

Para pejabat intelijen Saudi yang dekat dengan Pangeran Mohammed bin Salman pernah bertanya pada sekelompok kecil pengusaha berlatar belakang inlijen pada tahun lalu, soal menggunakan jasa perusahaan swasta untuk membunuh musuh-musuh Saudi dari Iran.

Dituturkan tiga sumber yang memahami pembahasan tersebut, pertanyaan-pertanyaan itu dilontarkan intelijen Saudi pada saat MBS tengah mengonsolidasikan kekuasaan dan mengarahkan para penasihatnya untuk memperluas operasi militer dan intelijen di luar wilayah Saudi. 

Pembahasan itu juga disebutkan dilakukan antara pejabat intelijen Saudi dan para pengusaha di Riyadh pada Mare 2017. Artinya, pembahasan dilakukan lebih dari setahun sebelum Khashoggi tewas dibunuh di dalam Konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober lalu.

Tim intelijen Saudi dengan beberapa orang yang disebut terkait dengan Pangeran Mohammed bin Salman diduga kuat berada di balik pembunuhan Khashoggi pula. Nama Mayor Jenderal Ahmed Al-Assiri yang kini telah dipecat dan disebut terkait dalam pembunuhan Khashoggi juga diketahui hadir dalam pertemuan Maret 2017.

NYT menyebutkan dalam laporannya jika pembahasan intelijen Saudi soal menyewa jasa pembunuh bayaran untuk musuh Iran itu mengindikasikan jika pejabat Saudi telah mempertimbangkan pembunuhan sejak awal takhta Pangeran Mohammed.

Karena perlu diketahui, di periode waktu terjadinya pertemuan itu, Pangeran Mohammed masih berstatus sebagai wakil putra mahkota sebelum akhirnya Raja Salman mencopot Pangeran Mohammed bin Nayef al-Saud dari seluruh posisinya termasuk posisi Putra Mahkota Saudi.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Kabar duka datang dari salah satu fotografer yang pada tahun 1989 mengambil gambar paling menentukan dalam insiden penumpasan demonstran di Tiananmen. Charlie Cole meninggal dunia di Bali kemarin Jumat (13/9) pada usia 64 tahun....
  • HOT !
    Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pekanbaru telah menimbulkan dampak yang sangat memprihatinkan. Bahkan, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Regional Sumatera telah mengeluarkan pernyataan bahwa kualitas udara di Pekanbaru sudah menyentuh level berbahaya....
  • HOT !
    Hari ini (13/9) Fenomena bulan purnama langka, Harvest Moon akan muncul pada malam nanti. Harvest moon selanjutnya diprediksi akan terjadi lagi di pada tahun 2049 mendatang. Bulan purnama kali ini disebut sebagai Harvest Moon karena saat fenomena ini terjadi, Bulan mencapai puncak paling bersinarnya dan berada paling dekat dengan equinox atau lamanya waktu siang dan malam sama di musim semi. Berdasarkan The Old Farmer's Almanac, nama lain dari fenomena ini adalah Corn Moon. Sebagian masyarakat meyakini kemunculannya sebagai penanda awal dari masa keberuntungan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : arsyaden
Cast : Arsy, Vian, Lee Dong Wook, dkk

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)