SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Penjelasan Peneliti yang Tak Menyangka Gempa di Palu-Donggala Bisa Sebabkan Tsunami

Kamis, 04 Oktober 2018 12:50 by reinasoebisono | 2507 hits
Penjelasan Peneliti yang Tak Menyangka Gempa di Palu-Donggala Bisa Sebabkan Tsunami
Image source: Kompas

DREAMERS.ID - Dampak dari gempa disertai tsunami di kawasan Sulawesi Tengah memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa kembali normal. Dan nyatanya, peneliti awalnya tidak menyangka jika gempa berkekuatan 7.4 SR itu mampu menyebabkan tsunami besar.

Peneliti geofisika kelautan Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) Nugroho Dwi Hananto mengatakan jika gempa tersebut seharusnya tidak menyebabkan tsunami setinggi 3 meter.

Belum lagi mengingat pergerakan mendatar tidak secara efektif bisa mengakibatkan tsunami. Nugroho kemudian mencontohkan gempa di Wharton pada tahun 2012 yang berkekuatan 8,5 SR tapi hanya menghasilkan tsunami setinggi 30 cm, mengutip CNN.

"Kalau ukuran parameter, gempa tersebut masih tergolong kecil dalam konteks penyebab tsunami itu kecil. Para ahli tidak menyangka kalau gempa dengan mekanisme (pergerakan) seperti itu dan besarnya demikian akan bisa menghasilkan tsunami," ujar Nugroho.

Baca juga: Bagaimana Bisa Guncangan Gempa 6.7 SR Fiji Tak Dirasakan oleh Warganya?

Meski belum bisa dibuktikan secara ilmoah, Nugroho menduga ada dua faktor penyebab tsunami 3 meter itu. Yang pertama adalah bentuk geomorfologi teluk Palu hingga Donggala yang  mengamplifikasi kekuatan tsunami karena  dasar laut di teluk ini sangat curam, melebihi 60 derajat sehingga bisa juga mengakibatkan longsor sehingga terjadi tsunami. 

Faktor kedua adalah bentuk teluk Palu terlihat seperti kanal tertutup sehingga bisa mengamplifikasi kekuatan massa air laut  yang datang.

”Para ahli setuju bentuk teluk Palu seperti kanal tertutup. Kalau dilihat di peta, teluk Palu menjorok ke dalam. Seperti saluran air selokan yang ujungya satu terbuka dan satu tertutup. Kalau digelontorkan air dari ujung yang terbuka, di ujung yang tertutupnya pasti muncrat," ucapnya.

Lalu bagaimana dengan tipe sesar mendatar yang ada di Palu yang disebut patahannya tidak menyebabkan tsunami besar? mekanisme sesar Palu-Karo adalah tidak sepenuhnya mendatar juga bergerak secara vertikal. Oleh karena itu hal ini juga bisa mengakibatkan bibit gelombang Tsunami.

(rei)

  • HOT !
    Konvoi kemenangan tim Persija akan dilaksanakan pada Sabtu (15/12) besok pagi di mana ratusan ribu pendukung dipastikan akan memenuhi beberapa jalanan di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menghimbau warga untuk menghindari beberapa ruas jalan....
  • HOT !
    Kasus jual beli narkoba kembali diungkap oleh pihak kepolisian. Tapi kali ini transaksi narkoba itu disebutkan menjadi transaksi terbesar se Provinsi Banten. Polisi pun menangkap tangan dua orang pelaku....
  • HOT !
    Polsek Ciracas dilaporkan mendapat penyerangan oleh oknum massa tak dikenal. Para pelaku diketahui melakukan pengrusakan dan pembakaran hingga beberapa mobil kepolisian. Pihak berwajib pun memiliki dugaan motif penyerangan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : meditavs
Cast : Kim Jonghyun,A

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)