SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Konglomerat Arab Saudi yang Ditahan Karena Tuduhan Korupsi Benar Mendapat Siksaan?

Kamis, 05 Juli 2018 11:14 by reinasoebisono | 5220 hits
Konglomerat Arab Saudi yang Ditahan Karena Tuduhan Korupsi Benar Mendapat Siksaan?
Image source: NDTV.com

DREAMERS.ID - Pemerintah Arab Saudi ternyata masih melakukan penahanan terhadap pejabat senior, para pangeran hingga taipan atau konglomerat yang diduga terlibat dalam tindak korupsi. Penahanan ini sempat menghebohkan publik karena tahanan berjumlah ratusan, dan sempat beredar rumor adanya tindak kekerasan.

Dikutip dari laporan The Wall Street Journal via Kompas, berdasarkan keterangan dari pejabat dan kerabat, beberapa tahanan mendapat penyiksaan berupa pukulan dan tidak boleh tidur saat diinterogasi. Bahkan satu orang kepercayaan Putra Mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman yaitu Adel Fakeih juga berada di dalam tahanan.

Beberapa orang lain yang ditahan adalah taipan Saudi-Ethiopia Mohammed al-Amoudi, Bark bin Laden yang merupakan pemimpin perusahaan konstruksi Saudi Binladin Group, dam mantan kepala badan investasi Saudi Amr al-Dabbagh.

Seorang sumber dekat dengan Dabbagh mengatakan, mantan kepala badan investasi Saudi sekaligus pengusaha asal Jeddah itu menerima penyiksaan secara fisik dan psikologi selama berada di dalam tahanan.

Baca juga: PBB Paparkan Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi Dilakukan oleh Arab Saudi

“Tidak ada dakwaan, tidak ada bukti, tidak ada wawancara dengan anggota keluarga dan eksekutif di perusahaannya," kata seorang sumber.

Sementara juru bicara pemerintah Saudi menolak untuk menanggapi hal tersebut, wakil jaksa gung mengatakan jika beberapa tahanan mendapat tuduhan melampaui kasus korupsi. Beberapa tahanan juga mendapat tuduhan pengkhianatan terhadap negara dan terorisme sehingga bisa saja dihukum penjara atau eksekusi mati.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejak Pangeran Mohammed bin Salman diangkat sebagai putra mahkota, ia menangkap ratusan orang terpandang Saudi sejak November 2017 di Hotel Ritz Carlton, Riyahd. Sebagian besar dibebaskan setelah setuju melakukan pembayaran hingga total lebih dari 100 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.400 triliun.

(rei)

  • HOT !
    Akhir bulan ini tepatnya tanggal pada 27 28 Februari di Hanoi, Vietnam, akan kembali digelar pertemuan kedua antara Kim Jong Un dan Donald Trump. Presiden Korea Selatan, Moon Jae In mengatakan jika pertemuan itu bisa jadi titik balik bagi hubungan Semenanjung Korea....
  • HOT !
    Indonesia bersedia menjadi tuan rumah multi event terbesar di dunia, Olimpiade, pada tahun 2032 mendatang. Indonesia mencalonkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 karena kesuksesan yang diraih saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018....
  • HOT !
    Sebuah buku tebal terlihat berada di atas meja Prabowo ketika menjalani debat capres putaran kedua di Hotel Sultan Jakarta pada Minggu (17/02/19) malam. Lalu buku seperti apa yang dibawa Prabowo itu?...

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : amalamal
Cast : Kris, Sarah

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)