SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Kejanggalan Korban Selamat Pembantaian Satu Keluarga di Tangerang: Suami Minta Maaf

Selasa, 13 Februari 2018 15:28 by reinasoebisono | 2108 hits
Kejanggalan Korban Selamat Pembantaian Satu Keluarga di Tangerang: Suami Minta Maaf
Image source: Tribunnews

DREAMERS.ID - Geger kasus pembunuhan sadis dengan korban bersimbah darah sbeanyak 3 orang masih membuat publik penasaran tentang siapa pelaku sebenarnya. Pihak kepolisian pun belum menemukan titik terang yang turut disebabkan kondisi korban selamat yang belum bisa dimintai keterangan.

Diketahui sebelumnya, wanita berusia 40 tahun bernama Emma ditemukan tewas berpelukan dengan 2 anaknya N (19) dan T (11) di dalam kamar rumahnya di kawasan Periuk, Jati Using, Tangerang, Banten.

Ketiganya tewas mengenaskan sementara suami siri Emma, Muktar Effendi penuh darah karena luka di bagian badan, perut dan kepalanya, melansir Suara. Effendi dilaporkan ditemui di ruangan yang berbeda dan kini mendapat perawatan di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.


Korban Emma dan dua anaknya (Suara)

Namun, ketika dijenguk oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Harry Kurniawan, Effendi terlihat menggumamkan sejumlah kata yang dinilai ‘janggal’. Termasuk kata-kata maaf yang diracaunya saat terbaring di rumah sakit.

Baca juga: Suami Resmi Jadi Tersangka Pembunuhan Sadis Keluarga di Tangerang Karena Perkara Ini

"Kondisinya masih sangat lemah sekali dan tidak memungkinkan untuk diajak komunikasi. Saya tadi mengajak komunikasi, yang terucap hanya merasa lemas, minta maaf dan istighfar," kata Harry di RS Polri, Kramatjati, Selasa (13/2).

Namun pihak kepolisian masih enggan menyimpulkan apakah luka tusuk di tubuh Effendi adalah aksi bunuh diri atau bukan. Karena hingga kini, status Effenfi masih sebagai saksi mahkota karena dianggap menyaksikan langsung peristiwa pembunuhan tersebut.

"Kami masih dalami. Yang jelas saksi korban, saksi mahkota ini masihlah, dan ada luka-luka di leher dan di perut dan kondisinya cukup parah," tuturnya. "Kami berkoordinasi dengan dokter dari RS Polri akan diteliti baik dari bedah operasi maupun tes psikologi tes kejiwaannya saksi korban tersebut,"

Alasan pemindahan Effendi ke RS Polri juga agar mempermudah pemeriksaan dalam kasus tersebut, selain mendapat perawatan intensif. Sebelumnya, pria tersebut dirawat di RSUD Tangerang setelah ditemukan terluka dan bersimbah darah.

(rei)

  • HOT !
    Tidak hanya cuaca minus yang membuat hampir sebagian wilayah Korea Selatan membeku belakangan ini, tetapi negeri ginseng juga ada polusi udara, terutama jika sedang musim panas. Kabarnya, polusi udara itu bisa berdampak pada jumlah pengunjung bioskop....
  • HOT !
    Para penyelundup barang untuk masuk ke dalam suatu negara melakukan banyak cara. Yang biasa diselundupkan adalah barang elektronik atau gadget seperti smartphone hingga obat terlarang seperti narkotika....
  • HOT !
    Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilihan Umum 2019. Keempat belas partai itu dianggap memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : riyanidirgaajeng
Cast : siwon, yoora ,onew, luhan, kang minhyuk & All Artist SMEnt.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)