SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Tanggapan Anies Baswedan Soal Prabowo Disebut Minta Mahar Pilgub

Jumat, 12 Januari 2018 16:12 by Dits | 6608 hits
Tanggapan Anies Baswedan Soal Prabowo Disebut Minta Mahar Pilgub
Dreamers.id

DREAMERS.ID -Perselisihan dalam Partai Gerindra semakin memanas setelah La Nyalla buka suara soal mahar Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Kader Gerindra yang kini telah hengkang itu menuding Prabowo Subianto meminta mahar puluhan miliar kepada dirinya agar bisa maju Pilgub Jatim. Lantas bagaimana dengan Anies Baswedan yang dulu juga diusung Partai Gerindra?

Anies Baswedan yang kini telah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan tegas menyatakan tidak dimintai mahar oleh Prabowo. Ia bahkan tidak membuat perjanjian dengan Partai Gerindra termasuk soal Pilpres 2019.

"Nggak ada. Duit dari mana saya," ucap Anies saat ditemui di Kebagusan, Pasar Minggu, Jaksel, melansir Detik, Jumat (12/1).

Baca juga: Bahaya dan Yang Harus Diperhatikan Jika Becak Kembali Beroperasi di Jakarta

"Nggak ada bikin perjanjian," lanjut Anies.

Seperti yang diberitakan, La Nyalla mengungkap ada permintaan uang dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Restoran Mbok Berek, Jl Prof Dr Soepomo, Tebet, Selasa (11/1). Dalam jumpa pers ia diminta miliaran rupiah oleh Gerindra, dan juga Prabowo yang bakal jadi rekomendasi sebagai bakal cagub Jatim.

Mantan Ketum PSSI itu lantas merasa kecewa karena sikap Prabowo. Ia mengklaim kalau jasanya untuk partai berlambang kepala garuda merah tidaklah kecil. Sebagai informasi, dalam Pilkada mahar politik adalah setoran uang untuk mendapatkan rekomendasi partai. Hal tersebut merupakan praktik illegal dan  tercantum dalam Pasal 187B UU Nomor 10/2016 tentang Pilkada.

Pasal 187B
Anggota Partai Politik atau anggota gabungan Partai Politik yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima imbalan dalam bentuk apapun pada proses pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 7 (tujuh puluh dua) bulan dan denda paling sedikit Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). 

(dits)

Komentar
  • HOT !
    Kasus tayangan program televisi Dahsyat yang menuai kontroversi berbuntut panjang. Setelah melaporkan salah satu host nya Felicya Angelista dan program Dahsyat RCTI ke Polda Metro Jaya, kini Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) meminta program tersebut berhenti tayang....
  • HOT !
    Masih ingat dengan ratusan pangeran dan pejabat yang diciduk Komisi Anti Korupsi Arab Saudi yang isunya disiksa demi kepentingan interogasi? Belum lagi mereka harus memberi uang yang jumlahnya fantastis jika ingin bebas....
  • HOT !
    Tak banyak negara yang memberikan dana hibah dengan jumlah fantastis untuk negara lain. Namun Negeri Gingseng Korea Selatan memiliki pemikiran lain dengan memberi dana puluhan miliar untuk kelestarian alam Indonesia....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Hanzelnut
Cast : Luhan, Kris, Kai and Sehun of EXO | Hoya of Infinite | Kim Hana, Kang Soyul (OC)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)