SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Resmi Divonis atas Kasus Ubah Video Pidato Ahok, Mengapa Buni Yani Tak Langsung Ditahan?

Selasa, 14 November 2017 19:10 by reinasoebisono | 796 hits
Resmi Divonis atas Kasus Ubah Video Pidato Ahok, Mengapa Buni Yani Tak Langsung Ditahan?
Image source: Tribunnews

DREAMERS.ID - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Bandung resmi menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan penjara kepada Buni Yani pada hari Selasa 14 November 2017. Diketahui, vonis ini lebih ringan dibanding tuntutan jaksa selama 2 tahun penjara.

Melansir Suara, Buni Yani dinyatakan bersalah karena telah mengunduh dan mengubah video pidato Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ketua Majelis Hakim M Saptono menjelaskan Buni Yani terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 32 ayat 1 junto Pasal 48 ayat 1 UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Mengadili terdakwa dengan hukuman satu tahun enam bulan penjara. Dan diperintahkan untuk segera ditahan," ujar Saptono kepada Buni Yani di ruang sidang Bapusipda Kota Bandung Jawa Barat.

"Dengan tambahan caption, telah dapat disimpulkan unsur menambah unsur cara apapun telah terpenuhi. Menimbang unsur pasal 32 ayat 1 jo apasal 48 UU ITE telah terpenuhi, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan sebagai dalam dakwaan," tegasnya. "Berdasarkan fakta hukum terdakwa telah mengunduh tanpa izin melalui akun Facebook. Unsur tanpa hak telah terpenuhi. Unsur merusak, menghilangkan, menambah, mengurangi, terdakwa telah memenuhi unsur alternatif tersebut," 

Baca juga: Buni Yani Sebut Hakim Lebih Percaya Pendukung Ahok

Namun menurut laman Kompas, hakim Saptono kemudian tak langsung menahan Buni Yani karena alasan tak cukup bukti. "Menimbang bahwa selama persidangan terdakwa tidak ditahan, tidak cukup alasan untuk ditahan, maka terdakwa tidak ditahan," ucap ketua majelis hakim M Saptono.

Hal ini langsung dikonfirmasi ulang oleh Ketua tim penasihat hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian. "Majelis hakim yang terhormat, karena tadi ribut, maaf saya mau konfirmasi karena saya tidak mendengar perintah apa pun untuk eksekusi, tidak ditahan bukan?"

"Iya, iya," jawab Saptono yang langsung diamankan oleh pihak kepolisian karena suasana persidangan mendadak riuh.

Sementara itu, Buni Yani melalui kuasa hukumnya mengaku tengah memikirkan tindakan yang akan diambil untuk menanggapi hasil vonis tersebut. "Kami pikir-pikir selama tujuh hari," kata Buni Yani di hadapan majelis hakim.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Setya Novanto yang kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus megakorupsi e KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menulis surat untuk pimpinan DPR. Surat yang ditulis dari dalam tahanan tersebut ditandatangani oleh Novanto pada Selasa (21/11)....
  • HOT !
    Presiden Indonesia memiliki enam istana yang tersebar di beberapa daerah Indonesia. Mulai dari Jakarta, Cipanas, Bogor, DI Yogyakarta hingga Bali. Selama ini Presiden Jokowi lebih banyak bekerja di Kompleks Istana Jakarta....
  • HOT !
    Nama maskapai nasional, Garuda Indonesia jadi pembicaraan di media sosial lantaran beredar luas video yang memperlihatkan pilotnya berbicara rasis di dalam pesawat. Terlihat pria paruh baya tersebut memang pilot karena memakai 4 strip putih di pundaknya....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : natadecocoo
Cast : Myungsoo,Jiyeon,Lee Minah (OC),Kai,Jung Soojung

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)