SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Rombak Kawasan Kota Tua Seperti Monas, Ahok Siap Gusur Habis Pedagang Kaki Lima?

Jumat, 26 Agustus 2016 10:20 by Dits | 679 hits
Rombak Kawasan Kota Tua Seperti Monas, Ahok Siap Gusur Habis Pedagang Kaki Lima?
image source: dreamers.id

DREAMERS.ID - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana untuk mengubah kawasan Kota Tua menjadi lebih nyaman dan bersih seperti kawasan Monas. Ia pun dikabarkan akan menggusur habis para Pedagang Kaki Lima yang telah puluhan tahun berjualan di lokasi Kota Tua. Lantas apa tanggapan pria yang akrab disapa Ahok tersebut?

Saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Ahok secara tegas membantah akan melakukan penggusuran terhadap para pedagang kali lima yang ada di sekitaran Kota Tua. Justru menurutnya, Pemprov DKI akan melakukan penataan dengan memindahkan para PKL ke satu tempat seperti yang ada di kawasan Monas.

Baca juga: Kesan dan Memori dari Ahok Hingga Anies Tentang Mendiang BJ Habibie

"Bukan gusur, tapi kita paksa pindahin, ditata. Itu kita ingin kayak Monas," kata Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengklaim sejak dilakukan penataan PKL di kawasan Monas, pengunjung yang datang semakin meningkat. Tak kurang dari 114 ribu pengunjung yang datang ke Monas pada hari Minggu. Padahal kata dia, sebelum ada penataan, pengunjung Monas tak sampai segitu.

Atas dasar itulah, suami dari Veronica Tan itu ingin menerapkan hal serupa dengan kawasan wisata Kota Tua. "Nah, sekarang Kota Tua yang begitu sempit lalu diisikan pedagang, orang enggak mau dateng. Tapi, kalau kamu taro di pinggir, tinggal jalan kaki, ini sama kayak di IRTI. Nanti pasti tambah ramai," terang Ahok.

Ahok juga menjelaskan pemindahan para PKL di kawasan Kota Tua itu tidaklah mendadak. Sebab pihaknya sudah sejak awal memberitahu akan ada penataan PKL di sekitaran kawasan Kota Tua. 

"Enggak mendadak kok. Kan sudah dikasih tahu sejak lama kok. Bandel saja. Kamu lihat saja. Kalau setiap kali mindahin orang, pasti protesnya mendadak. Terus, lu kalau dibilang mendadak kok dua-tiga hari lalu sudah bisa protes. Kalau hari ini kamu bilang mendadak, tapi minggu lalu kamu sudah protes saya minta dipindahin tapi enggak mau dipindahin, itu mendadak enggak?" terang Ahok. 

"Tanya sama Pak Kapolres, misalnya protes, 'Pak kok mendadak' tapi kamu sudah lapor Komnas HAM. Laporin Pak Kapolres yang mau ngusir saya, apa itu mendadak? Kok minggu lalu sudah tahu mau diusir? Lapor lu. Hari ini diusir dibilang mendadak. Aku jadi bingung bahasa Indonesia-nya bagaimana," tutup Ahok.

Source:
Komentar
  • HOT !
    Ular yang tewas terpanggang di hutan kalimantan diduga adalah piton atau ular sanca kembang dengan panjang 3 meter. Ular yang hangus karena kebakaran hutan itu pun menjadi viral. Namun meski piton bukan termasuk ular mematikan karena racunnya, Indonesia memiliki ular paling mematikan di dunia....
  • HOT !
    Viralnya seorang pria yang melakukan operasi plastik demi mirip dengan artis idolanya Jimin BTS memang sempat menarik perhatian publik. Pria bernama Oli London tersebut kemudian mengungkapkan alasan mengapa ia ingin melakukan prosedur operasi yang sudah ia lakukan sebanyak 15 kali tersebut....
  • HOT !
    Kabar mengejutkan kembali datang dari Negeri Ginseng, Korea Selatan. Pasalnya, setelah 30 tahun lamanya, pelaku pembunuhan berantai yang terjadi di tahun 1986 dan 1991 akhirnya berhasil diidentifikasi....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : AfifahCahyani
Cast : Koo Junhoe & Park Della

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)