SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Gosip 29 Juli Akan Kiamat, Ini Penjelasan NASA Terkait Pergeseran Kutub Bumi

Kamis, 21 Juli 2016 19:45 by tyassss | 4075 hits
Gosip 29 Juli Akan Kiamat, Ini Penjelasan NASA Terkait Pergeseran Kutub Bumi
Image source: thenation.c

DREAMERS.ID - Berita mengenai dunia akan kiamat memang sudah sering muncul, meskipun sebagian orang percaya bahwa kiamat itu hanyalah Tuhan saja yang mengetahui. Namun, beberapa waktu lalu sebuah kelompok membuat banyak orang heboh karena mengklaim bahwa bumi akan kiamat pada 29 Juli.

Kelompok tersebut adalah End Times Propechies, mereka memposting sebuah video di Youtube yang menggunakan teori bahwa pada tanggal yang disebutkan, dua kutub Bumi yakni Kutub Selatan dan Kutub Utara bakal terbalik. Tak hanya itu saja, mereka mengklaim bahwa matahari akan padam dan semua bintang di luar angkasa bakal berjatuhan di bumi.

Tetapi, NASA pun akhirnya angkat bicara mengenai pemberitaan ini. NASA mengungkapkan bahwa memang akan terjadi pergeseran pada kutub bumi. NASA menambahkan bahwa pada abad ke-20, kutub bumi sudah bergeser sekitar 64,3 kilometer pertahun.

Dan menurut penelitian mereka, pergerakan itu akan bertambah cepat antara 14 Juli - 19 Agustus sehingga besar kemungkinan itulah pemicu munculnya ramalan kiamat 29 Juli ini. "Saat ini kutub bumi memang mengalami geomagnetik tapi tak perlu panik karena penduduk bumi sulit untuk melihatnya. Kondisi yang menyebut kalau kutub akan berbalik itu sepenuhnya tak dapat diprediksi,” ucap NASA.

Baca juga: Heboh Kaum 'Flat Earth Society', Foto-foto Ini Jadi Bukti Jika Bumi Benar Bulat dan Tidak Datar?

NASA menambahkan, “Sejauh ini tak ada catatan geologi yang menyebut bahwa bumi akan kiamat dengan Kutub Utara dan Kutub Selatan yang berbalik. Meskipun nanti medan magnet bumi akan melemah, atmosfer bumi yang tebal mampu melindungi peradaban dari partikel Matahari. Satu-satunya efek fenomena ini adalah alat penunjuk arah atau kompas harus diperbaiki."

Para ilmuwan menjelaskan, jika pergeseran kutub bumi itu merupakan fenomena geomagnetik di mana Kutub Utara perlahan bergerak ke kutub magnetik utara karena pergeseran besi cair di inti bumi. Bumi memang mengalami perputaran geomagnetik penuh setiap 780 ribu tahun.

Kutub magnetik bergerak sangat pelan dan tercatat bahwa kutub sudah bergeser lebih dari 965 kilometer sejauh ini, seperti dilansir Inquisitr. Jadi, bisa dikatakan bahwa rumor dunia akan kiamat itu tidak benar karena bumi hanya akan mengalami perubahan alami saja.

Source:
Komentar
  • HOT !
    Presiden Rusia Vladimir Putin menelpon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk mengucapkan terima kasih atas informasi dari CIA yang membantu Rusia untuk menggagalkan serangan teroris yang direncanakan di Saint Petersburg, Minggu (17/12)....
  • HOT !
    Gelaran Djakarta Warehouse Project tahun ini justru mendapat tentangan setelah berhasil mengadakan acara serupa bertahun tahun belakangan. Sejak Kamis, massa anti DWP berunjuk rasa menolak dilaksanakannya acara musik tersebut....
  • HOT !
    Masyarakat Indonesia seperti punya budaya ‘menonton’ saat terjadi kecelakaan yang tak jarang justru membuat macet lalu lintas ketimbang kecelakaan itu sendiri. Mirisnya, warga tersebut memang menonton atau berhenti sejenak bahkan mengabadikannya dalam foto dan video, bukan menolong korban....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Kristiana
Cast : Park Chanyeol (EXO), Sandara Park (2NE1), Xiumin (EXO), Minzy (2NE1), Sehun (EXO), Lee Hi

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)