SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Dua Pesawat Asing Alami Turbulensi di Langit Indonesia, Apa Penyebabnya?

Minggu, 08 Mei 2016 12:00 by zia92 | 2816 hits
Dua Pesawat Asing Alami Turbulensi di Langit Indonesia, Apa Penyebabnya?
Image source: cntraveler.

DREAMERS.ID - Dalam sepekan, dua maskapai asing yang datang ke Indonesia mengalami turbulensi. Rabu (4/5) lalu, maskapai Etihad Airways EY 474 rute Abu Dhabi-Jakarta yang membawa rombongan jemaah umrah mengalami turbulensi sekitar pukul 15:00 WIB. Dan pada Sabtu (7/5) pesawat Hong Kong Airlines dengan rute Denpasar-Hongkong juga mengalami turbulensi saat mengudara di sekitaran Kalimantan.

Pengamat penerbangan, Alvin Lie mengungkapkan, turbulensi yang menimpa dua pesawat tersebut merupakan hal yang sering terjadi di sekitaran wilayah lintas garis khatulistiwa. Ini akan semakin sering terjadi di kala musim pancaroba yang tengah dialami oleh Indonesia.

"Turbulensi yang dialami Etihad dan Hong Kong Air termasuk kategori Clear Air Turbulence (CAT) yang sering terjadi di daerah dekat khatulistiwa, terutama pada musim pancaroba seperti saat ini," kata Alvin, Minggu (8/5).

Alvin menjelaskan, turbulensi yang disebabkan faktor cuaca berbeda dengan yang terjadi akibat awan. Teknologi radar yang ada di pesawat belum mampu untuk mendeteksi adanya CAT, sehingga sulit untuk mendapatkan peringatan sebelumnya. Hanya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang mampu mendeteksi wilayah yang berpotensi mengalami CAT.

Baca juga: Kejadian Langka Burung Tersangkut di Pesawat Usai Tabrakan

Sulitnya memprediksi CAT membuat para perancang pesawat modern merancangnya agar bisa tahan terhadap turbulensi. Sehingga sayap pesawat tidak akan patah, bahkan tetap aman saat petir menyambar pesawat.

Hanya saja, kondisi tersebut menimbulkan dampak ketidaknyamanan pada penumpang. "Aman sih. Cuma tidak nyaman bagi penumpang. Tapi pilot juga sudah dibekali dengan teknik mengendalikan pesawat ketika menghadapi cuaca ekstrem," ujar Alvin.

Untuk mengurangi resiko bagi penumpang akibat turbulensi, maka sebaiknya para penumpang duduk dan memakai sabuk pengaman. Jika memang tidak darurat, sebaiknya tidak meninggalkan tempat duduknya.

Source:
Komentar
  • HOT !
    Masyarakat menyoroti keputusan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk tidak lagi membuka akses warga melihat proses rapat Pemprov DKI. Karena Anies Sandi tidak mengunggah video semacam itu di channel Youtube lagi....
  • HOT !
    Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto turut mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait perkataannya mengenai pemindahan Ibu Kota Israel ke Yerusalem....
  • HOT !
    Kabar mengejutkan datang dari Fredrich Yunadi yang tak lain adalah pengacara tersangka kasus megakorupsi pengadaan e KTP, Setya Novanto. Fredrich yang dari awal setia mendampingi Novanto dalam proses penyidikan KPK tiba tiba saja memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pengacara Ketua DPR tersebut....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : natadecocoo
Cast : Xi Luhan, Yoo Jihye (you), Kim Taehyung, Kim Yura,Hong Jonghyun

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)