SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Maju Mundur Sikap Filipina Bebaskan WNI yang Disandera Bikin Bingung

Minggu, 24 April 2016 18:00 by zia92 | 1665 hits
Maju Mundur Sikap Filipina Bebaskan WNI yang Disandera Bikin Bingung
Image source: Merdeka

DREAMERS.ID - Nasib sepuluh Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok radikal Abu Sayyaf hingga kini masih belum jelas. Terhitung sudah lebih dari satu bulan kesepuluh WNI masih berada di dalam cengkraman Abu Sayyaf, militan radikal asal Filipina.

Upaya diplomatik terus dilakukan oleh Indonesia kepada Filipina, Tentara Nasional Indonesia (TNI) pun hingga kini masih belum bisa memasuki wilayah Filipina guna membantu membebaskan para sandera. Sebab, Filipina belum mengizinkan Indonesia ikut membantu dengan alasan kedaulatan negara. Para keluarga korban sandera turut menanti nasib keluarga mereka.

Lebih ironi lagi, ketika sikap Filipina dinilai tak jelas. Di satu sisi, ingin menyelamatkan nyawa para tawanan Abu Sayyaf, tapi di sisi lain tidak ingin melakukan penyerangan.

Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan, keputusan Filipina untuk tidak menyerang Abu Sayyaf dengan kekuatan militer bertujuan agar keselamatan para sandera bisa dijaga dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca juga: Heboh WNI Alami Diskriminasi Hingga Dipukuli di Salah Satu Bar Korea Selatan

"Filipina sendiri sangat kooperatif. Oleh karena itu, pemerintah Filipina tidak merencanakan juga serangan, takut korban banyak. Kita minta itu jangan di daerah-daerah yang diperkirakan sandera itu berada," ujar Jusuf Kalla di kantornya, Jakarta, Rabu (20/5).

Pasukan elite Filipina memang sempat mencoba melakukan penyerangan terhadap Abu Sayyaf. Sayang, sebelum sampai tempat penyanderaan, pasukan tersebut justru diberondong peluru lawan. Alhasil, belasan tentara elit Filipina tewas.

Banyaknya militer gugur dalam aksi penyelamatan tersebut membuat negara Filipina harus memutar otak lagi. Strategi apa yang paling tepat untuk membasmi para ekstremis yang meresahkan itu.

Abu Sayyaf menuntut uang tebusan pada perusahaan kapal yang awaknya mereka sandera. Untuk sepuluh WNI yang mereka tawan akhir Maret lalu, para militan terkait ISIS itu mematok Rp 15 miliar. Berselang sepekan, Abu Sayyaf ganti menyandera empat pelaut asal Malaysia. Lalu dua pekan lalu, militan kembali menculik empat pelaut asal Indonesia.

Source:
Komentar
  • HOT !
    Suasana mencekam terjadi di Times Square, New York pada Senin (11/12). Seorang pemuda yang telah diidentifikasi oleh pihak kepolisian sebagai Akayed Ullah melakukan aksi bom bunuh diri di stasiun kereta bawah tanah dekat Times Square, Manhattan, New York....
  • HOT !
    Setya Novanto akhirnya mengundurkan diri sebagai Ketua DPR RI melalui sebuah surat. Bersamaan dengan surat pengunduran diri tersebut Novanto juga menunjuk Azis Syamsuddin sebagai Ketua DPR RI baru yang akan menggantikan dirinya. Keputusan sepihak itu lantas menuai kontroversi....
  • HOT !
    Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah resmi menjadi Panglima TNI usai Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyerahkan jabatan Panglima TNI dalam upacara serah terima jabatan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12)....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : natadecocoo
Cast : Xi Luhan, Yoo Jihye (you), Kim Taehyung, Kim Yura,Hong Jonghyun

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)