SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Buronan BLBI Disambut Jaksa Agung di Ruang VIP

Sabtu, 23 April 2016 16:00 by Dits | 1438 hits
Tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Buronan BLBI Disambut Jaksa Agung di Ruang VIP
image source: merdeka.com

DREAMERS.ID - Setelah buron selama 13 tahun akhirnya buronan terpidana korupsi dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) pada Bank Modern, Samadikun Hartono (SH) ditangkap di Shanghai, China.

Samadikun Hartono menjadi buron usai divonis 4 tahun pada Juni 2003 silam. Ia pun dibawa ke Indonesia dan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada Kamis (21/4) malam. Mengejutkannya, buronan tersebut disambut Jaksa Agung Muhammad Prasetyo di ruang VIP dan tanpa diborgol. Bekas politikus http://www.dreamers.id/allsearch-NasDem itu seakan menyambut tamu istimewa.

"Etis tidak sebenarnya tidak etis itu," ujar Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Sabtu (23/4).

Meski demikian, penangkapan salah seorang buronan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun perlu diapresiasi. Ray menyebut, penangkapan itu bisa dilakukan karena kerjasama yang baik antar institusi seperti Badan Intelijen Negara (BIN), Kepolisian dan Kejaksaan.

"Tertangkapnya Samadikun ini momen penting untuk mengungkap, Kejaksaan tak boleh berhenti di Samadikun. Kasus BLBI ini negara dirugikan sangat besar, kemana aliran dananya, siapa yang terlibat, dan tentu siapa buron-buron lainnya ditangkap semuanya," jelasnya.


image source: merdeka.com

Ray berharap dengan momentum ini, BIN bisa memanfaatkan seluruh jaringan dan hubungan yang mereka miliki untuk mencari informasi detail tentang keberadaan para buronan BLBI lainnya. Sehingga kasus BLBI yang selama ini mengendap dapat segera dituntaskan sampai ke akar-akarnya.

"Sekarang kesempatan untuk mengungkap persoalan BLBI, soalnya ini nilainya besar. Jangan dipersoalkan cara menangkap. Siapa pelakunya, bagaimana modusnya, siapa yang menerima keuntungan BLBI. Harus diakui penangkapan ini prestasi, sebab selama 10 tahun rezim SBY enggak pernah ditangkap," tandasnya.

Seperti diketahui, pada Juni 2003 majelis hakim kasasi memvonis Samadikun empat tahun penjara sekaligus membatalkan putusan hakim PN Jakarta Pusat yang membebaskan terdakwa dari segala tuntutan. Samadikun didakwa menyalahgunakan dana BLBI untuk memperkaya diri sendiri.

Pada 1997, Bank Modern menerima bantuan likuiditas Bank Indonesia sebesar Rp 2,014 triliun. Namun oleh terdakwa dan Presdir Bank Modern saat itu yakni Bambang Triyanto, dana itu justru digunakan membeli promissiory note dari PT Total Central Finance, PT PLN, dan PT Gunung Sewu Kencana sebesar Rp 17,25 miliar. Terdakwa disebut telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 11,9 miliar.

Source:
Komentar
  • HOT !
    Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto turut mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait perkataannya mengenai pemindahan Ibu Kota Israel ke Yerusalem....
  • HOT !
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakilnya, Sandiaga Uno membentuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Rencananya akan ada 75 orang TGUPP yang akan direkrut....
  • HOT !
    Entah apa yang ada di balik keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar dari Ibu Kota sebelumnya di Tel Aviv ke kota 3 agama itu. Sejumlah pendapat menilai jika ia tengah melaksanakan janji kampanye, membuat pendukungnya yang pro Israel puas....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : natadecocoo
Cast : Xi Luhan, Yoo Jihye (you), Kim Taehyung, Kim Yura,Hong Jonghyun

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)