SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Dibanderol 200 Rupiah, Kota Bogor Mulai terapkan Kantong Plastik Berbayar di Supermarket

Minggu, 21 Februari 2016 19:20 by zia92 | 2347 hits
Dibanderol 200 Rupiah, Kota Bogor Mulai terapkan Kantong Plastik Berbayar di Supermarket
Image source: duta.com

DREAMERS.ID - Pemerintah Kota Bogor menyatakan ikut dalam menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar. Sejak hari sampah sedunia kali ini, mereka melarang pegawainya membawa atau menggunakan air minum dalam kemasan plastik di lingkungan Balaikota, dan menetapkan kantong plastik berbayar di seluruh gerai swalayan seharga Rp 200 per lembar.

"Kantong plastik berbayar tersebut akan diuji coba selama tiga bulan ke depan," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Minggu (21/02).

Pemkot menyepakati harga batas terendah kantong plastik berbayar Rp 200 per lembar. "Yang terpenting dalam gerakan ini tidak boleh direduksi seolah-olah sebagai gerakan membeli kantong plastik, tetapi dalam rangka pengurangan plastik," ucap Bima.

Bima berharap keputusan itu dilihat sebagai langkah maju buat menekan volume penggunaan kantong plastik. Pemkot Bogor, lanjut dia, juga akan melakukan evaluasi pelaksanaan kebijakan plastik berbayar di ritel-ritel dalam satu bulan mendatang, dan evaluasi berikutnya akan dilakukan dua bulan ke depan. Tidak menutup kemungkinan Pemkot Bogor menaikkan atau justru menggratiskan kembali kantong plastik.

Baca juga: Penampakan Ngeri Rel Kereta Api Menggantung Akibat Longsor di Bogor

"Jika dalam evaluasi kami tidak menemukan dampak signifikan dari penerapan kebijaksanaan plastik berbayar, tidak menutup kemungkinan akan dinaikkan, atau bisa juga digratiskan kembali bila pencapaiannya dirasa berhasil," ujar Bima.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Madey, menyebutkan, peritel akan membantu pemerintah mensosialisasikan terlebih dahulu, dan memberi pemahaman masyarakat melalui berbagai media, serta melakukan pemasangan poster di toko supaya konsumen mengerti dampak negatif limbah plastik bagi lingkungan.

"Jika implementasi kebijakan di daerah lebih dari Rp 200 per kantong plastik, dikhawatirkan dapat membuat tren belanja konsumen ke ritel modern menurun. Pemerintah juga harus melindungi semua sektor industri agar bisa tumbuh, termasuk di antaranya sektor ritel berada di hilir dan merupakan industri padat karya," kata Roy.

Source:
  • HOT !
    Sempat ‘mesra’ antara Presiden Jokowi dan Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang membuat spekulasi koalisi di Pilpres 2019 mendatang, hubungan itu kini kabarnya terusik dengan merenggangnya hubungan antar kedua partai....
  • HOT !
    Gunung Merapi mengalami tiga kali letusan freatik pada Senin (21/5) di mana statusnya yang di awal normal naik menjadi waspada pada pukul 23.00. Hal ini dilakukan karena adanya peningkatan aktivitas freatik yang diikuti dengan gempa VT dan gempa tremor....
  • HOT !
    Setelah diberitakan dalam kondisi kritis pada pekan lalu karena berjuang melawan penyakit yang dideritanya, pimpinan alias bos perusahaan raksasa Korea Selatan, LG Group yang bernama Koo Bon Moo meninggal dunia....
Airy Rooms

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : LauraLMP
Cast : TVXQ (Yunho – Changmin) and Blue Razeilly, Dean, Twins Hyran-Kyran (OC)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)