SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Legalkan Aturan Kawin Kontrak Antara Turis dengan Wanita Lokal, Pemerintah Mesir dapat Kecaman

Senin, 25 Januari 2016 21:00 by zia92 | 1363 hits
Legalkan Aturan Kawin Kontrak Antara Turis dengan Wanita Lokal, Pemerintah Mesir dapat Kecaman
Image source: egyptianstr

DREAMERS.ID - Pemerintah Mesir sejak pekan lalu melansir aturan perkawinan jangka tertentu antara turis asing dan wanita warga negaranya. Skema kawin kontrak ini difasilitasi negara, dengan besaran uang mahar yang bahkan turut ditentukan dalam aturan tersebut.

Saudi Gazette melaporkan, Minggu (24/1), turis lelaki yang hendak menikahi gadis berusia 25 tahun lebih muda, wajib memiliki tabungan 50 Ribu Pound Mesir (setara Rp 88,1 juta). Tujuan aturan itu, kata pemerintah pusat di Kairo, supaya setidaknya wanita Mesir mendapat keuntungan finansial memadai saat dikawin kontrak.

Selama ini, tidak ada jaminan bahwa wanita bersedia dikawin kontrak mendapat kompensasi memadai dari turis yang menikahi mereka. "Sehingga hak-hak para perempuan ini tetap terjaga kendati mereka dicerai setelah turis itu selesai liburan di negara kita," kata salah satu pejabat di Kementerian Sosial Mesir.

Aktivis perempuan, Nehad Abul Qomsan, mengecam kebijakan pemerintah Mesir mendukung praktik kawin kontrak. Dalam kenyataan selama ini, tradisi itu lebih menyerupai perdagangan manusia. Pada era 1970-an, Mesir melarang sepenuhnya orang asing menikahi sementara perempuan warga negaranya.

Baca juga: Pernyataan Kontroversial Pengacara Mesir Soal Wanita Layak Diperkosa Jika Pakai Jins Robek Berujung Penjara

Tapi, mulai 1993 atas desakan Ikhwanul Muslimin dan kalangan Islamis lainnya, pria asal luar negeri maupun turis diizinkan menikahi wanita berusia muda, asal menyediakan mahar 25 ribu Pound Mesir. Seiring waktu, aturan itu bukannya direvisi menjadi lebih ketat, melainkan hanya ditingkatkan saja jumlah maharnya.

"Artinya aturan soal kawin kontrak ini justru semakin bobrok di pemerintahan sekarang. Jelas-jelas itu semua adalah upaya legalisasi prostitusi," kata Qomsan.

Anggota parlemen Mesir, Amna Nossier, menyatakan mengizinkan kawin kontrak tidak akan menyelesaikan masalah. Dalam banyak kasus, wanita yang diajak kawin kontrak sudah melakukannya sebelum memasuki usia 18, batas minimal warga Mesir boleh menikah. Ada juga kasus yang mana perempuan dinikah cerai tiga kali dalam satu bulan, demi menghindari mahar tinggi.

"Wajib ada aturan hukum yang menghukum para ayah penjual anak gadis mereka kepada turis atau orang asing demi kawin kontrak," kata Nossier. [ard]

Source:
Komentar
  • HOT !
    Sidang perdana dakwaan Ketua Nonaktif DPR, Setya Novanto di perkara dugaan korupsi menarik perhatian lantaran disebut banyak kejanggalan yang dilakukannya. Pria yang tengah dinonaktifkan pula sebagai Ketua Umum Partai Golkar itu berwajah pucat dan terus menunduk selama persidangan....
  • HOT !
    Presiden Jokowi berkunjung ke Kabupaten Pacitan, Jawa Timur pada pekan lalu yang kebetulan adalah kampung halaman Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dan ternyata, warga sekitar memberi perbandingan cukup signifikan di antara keduanya....
  • HOT !
    Suasana mencekam terjadi di Times Square, New York pada Senin (11/12). Seorang pemuda yang telah diidentifikasi oleh pihak kepolisian sebagai Akayed Ullah melakukan aksi bom bunuh diri di stasiun kereta bawah tanah dekat Times Square, Manhattan, New York....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Kristiana
Cast : Park Chanyeol (EXO), Sandara Park (2NE1), Xiumin (EXO), Minzy (2NE1), Sehun (EXO), Lee Hi

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)