SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Modifikasi Kendaraan Termasuk Tindak Kejahatan, Pemilik Bisa Didenda Rp 24 Juta!

Senin, 07 Desember 2015 18:18 by zia92 | 3123 hits
Modifikasi Kendaraan Termasuk Tindak Kejahatan, Pemilik Bisa Didenda Rp 24 Juta!
Image source: Merdeka

DREAMERS.ID - Baru-baru ini telah ramai dengan pemberitaan yang mengungkapkan bahwa memodifikasi kendaraan adalah sebuah tindak kejahatan. Untuk itu, para pemiliki yang ingin memodifikasi kendaraannya baik itu mobil atau motor harus seizin dari pihak berwenang.

Hal ini cukup menggemparkan, mengingat memodifikasi kendaraan sudah nyaris menjadi budaya bagi kaum muda khususnya di Indonesia.

Humas Polda Metro Jaya melalui laman Facebook menjelaskan bahwa pelanggar yang tetap memodifikasi kendaraannya tanpa izin dan tidak sesuai ketentuan bakal diganjar dengan denda sebesar 24 juta rupiah.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan pihaknya merasa perlu mensosialisasikan aturan untuk modifikasi kendaraan kepada para pemilik kendaraan.

"Hasil pemantauan di lapangan ditemukan bahwa masih banyak dijumpai kendaraan modifikasi baik motor maupun mobil yang menyebabkan perubahan tipe secara tidak sah yang dapat digolongkan dalam tindak pidana pelanggaran," jelas AKBP Budiyanto seperti yang dikutip dari laman Facebook Humas Polda Metro Jaya (4/12).

Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 277 juncto Pasal 316 ayat (2) UU No 22 tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda maksimal 24 juta rupiah.

AKBP Budiyanto mengatakan, perubahan bentuk kendaraan atau memodifikasi boleh dilakukan tetapi harus dilakukan uji tipe untuk memperoleh sertifikat dari Kementerian Perhubungan.

Hal ini sesuai dengan Pasal 131 huruf e dan pasal 132 ayat (2) dan ayat 7 PP No 55 Tahun 2012 tentang kendaraan juncto Pasal 50 ayat (1) UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, bahwa kendaraan yang dimodifikasi sehingga menyebabkan perubahan tipe berupa dimensi, mesin dan kemampuan, daya angkut, wajib dilakukan uji tipe untuk memperoleh sertifikat.

"Uji tipe yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan ini juga ada beberapa ketentuannya," ujar AKBP Budiyanto.

Ketentuan tersebut adalah sebagai berikut:

- Modifikasi kendaraan bermotor hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari APM (Agen Pemegang Merek) kendaraan tersebut.

- Modifikasi kendaraan bermotor wajib dilakukan oleh bengkel umum kendaraan bermotor yang ditunjuk oleh Kementerian Perindustrian.

- Kendaraan bermotor yang telah dimodifikasi wajib didaftarkan kepada Kesatuan Polri pelaksana registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor pada kantor Samsat untuk memperoleh STNK baru yang sesuai dengan perubahan kendaraan bermotor dimaksud.

"Kami berharap masyarakat paham dan mengerti bahwa memodifikasi kendaraan bermotor tanpa melalui mekanisme yang benar merupakan tindak pidana kejahatan," cetus AKBP Budiyanto.

AKBP Budiyanto katakan pihaknya akan menindak tegas pengguna jalan yang melanggar ketentuan tersebut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Source:
  • HOT !
    Proyek pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana di Bali akhirnya akan rampung pada tahun 2018 ini setelah memakan waktu selama 28 tahun. Menurut perhitungan, pemasangan modul modul GWK akan selesai pada bulan Agustus mendatang....
  • HOT !
    Aksi serangan teror bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, serta serangan di Mapolda Riau berimbas pada stigma pemakai atribut religius, seperti cadar atau pun celana menggantung atau cingkrang....
  • HOT !
    Bandara Internasional Changi di Singapura terkenal dengan fasilitas mewah, lengkap dan tentu pelayanan memuaskan. Salah satu pelayanan yang paling diidamkan dari sebuah bandara adalah ketepatan waktu....
Airy Rooms

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : LauraLMP
Cast : TVXQ (Yunho – Changmin) and Blue Razeilly, Dean, Twins Hyran-Kyran (OC)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)