SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Gerah Diberitakan, Pengemudi Lamborghini Tabrak Warung Jamu Ancam Media Lewat Iklan

Jumat, 04 Desember 2015 10:35 by zia92 | 2631 hits
Gerah Diberitakan, Pengemudi Lamborghini Tabrak Warung Jamu Ancam Media Lewat Iklan
Image source: Viva/Detik

DREAMERS.ID - Kasus kecelakaan maut yang melibatkan pengendara Lamborghini, Wiyang Lautner (24) telah menjadi perhatian nasional. Apalagi, kejadian itu telah menewaskan seorang pembeli warung STMJ sehingga membuat pemberitaannya cenderung negatif.

Ternyata, opini masyarakat yang terus berkembang terkait kecelakaan tersebut membuat gerah tim pengacara Wiyang, Amoz HZ Taka. Dia pun memasang iklan besar berukuran seperempat halaman di Harian Jawa Pos dan mengancam menuntut secara hukum seluruh media dan pengguna media sosial jika memberitakannya secara negatif.


Image source: jpnn.com

"Untuk itu kami mengimbau/mengingatkan kepada media cetak, media elektronik (termasuk pengguna sosial media), masyarakat (perusahaan, individu) untuk tidak memberikan pemberitaan/pernyataan negatif tanpa didasari dengan bukti-bukti yang kuat, yang dapat merugikan klien kami," demikian dikutip dari iklan yang dipasang Amoz dkk, Kamis (3/12).

Sementara itu, anggota Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo menyayangkan sikap Amoz HZ Taka yang mengancam media lewat iklan tersebut. "Itu enggak boleh. Enggak bisa iklan itu isinya melarang wartawan liput. Iklan itu bertujuan untuk menarik minat orang," kata Yosep ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Jumat (4/12).

Baca juga: Cepat dan Canggih, Inilah Sederet Mobil Termahal Di Dunia Tahun 2017! (Part 2)

Menurutnya, ancaman lewat iklan adalah sebuah tindakan intervensi dan pelarangan bagi kerja pers dan bisa dipidana sesuai Pasal 18 Nomor 40 tahun 1999. "Dia bisa dipidana. Wartawan punya hak untuk tulis, terlepas apakah ada persolan antara pengemudi dengan korban, dan tidak ada ikatan. Laporkan saja ke Dewan Pers," tegas Yosep.

Yosep sendiri menghimbau wartawan untuk tidak takut dengan ancaman tersebut. Karena pemberitaan wartawan pada dasarnya sudah melalui prinsip-prinsip jurnalistik dan dilindungi undang-undang pers. "Wartawan jangan takut dengan iklan itu. Wartawan ungkap kebenaran, kan wartawan tulis kasus yang sudah selesai," tutup dia.

Berita terkait: Video Lamborghini Tabrak Warung Jamu Jadi Viral Di Media Sosial

Source:
Komentar
  • HOT !
    Masyarakat menyoroti keputusan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk tidak lagi membuka akses warga melihat proses rapat Pemprov DKI. Karena Anies Sandi tidak mengunggah video semacam itu di channel Youtube lagi....
  • HOT !
    Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto turut mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait perkataannya mengenai pemindahan Ibu Kota Israel ke Yerusalem....
  • HOT !
    Kabar mengejutkan datang dari Fredrich Yunadi yang tak lain adalah pengacara tersangka kasus megakorupsi pengadaan e KTP, Setya Novanto. Fredrich yang dari awal setia mendampingi Novanto dalam proses penyidikan KPK tiba tiba saja memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pengacara Ketua DPR tersebut....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : natadecocoo
Cast : Xi Luhan, Yoo Jihye (you), Kim Taehyung, Kim Yura,Hong Jonghyun

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)