SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Gerah Diberitakan, Pengemudi Lamborghini Tabrak Warung Jamu Ancam Media Lewat Iklan

Jumat, 04 Desember 2015 10:35 by zia92 | 2677 hits
Gerah Diberitakan, Pengemudi Lamborghini Tabrak Warung Jamu Ancam Media Lewat Iklan
Image source: Viva/Detik

DREAMERS.ID - Kasus kecelakaan maut yang melibatkan pengendara Lamborghini, Wiyang Lautner (24) telah menjadi perhatian nasional. Apalagi, kejadian itu telah menewaskan seorang pembeli warung STMJ sehingga membuat pemberitaannya cenderung negatif.

Ternyata, opini masyarakat yang terus berkembang terkait kecelakaan tersebut membuat gerah tim pengacara Wiyang, Amoz HZ Taka. Dia pun memasang iklan besar berukuran seperempat halaman di Harian Jawa Pos dan mengancam menuntut secara hukum seluruh media dan pengguna media sosial jika memberitakannya secara negatif.


Image source: jpnn.com

"Untuk itu kami mengimbau/mengingatkan kepada media cetak, media elektronik (termasuk pengguna sosial media), masyarakat (perusahaan, individu) untuk tidak memberikan pemberitaan/pernyataan negatif tanpa didasari dengan bukti-bukti yang kuat, yang dapat merugikan klien kami," demikian dikutip dari iklan yang dipasang Amoz dkk, Kamis (3/12).

Sementara itu, anggota Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo menyayangkan sikap Amoz HZ Taka yang mengancam media lewat iklan tersebut. "Itu enggak boleh. Enggak bisa iklan itu isinya melarang wartawan liput. Iklan itu bertujuan untuk menarik minat orang," kata Yosep ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Jumat (4/12).

Baca juga: Cepat dan Canggih, Inilah Sederet Mobil Termahal Di Dunia Tahun 2017! (Part 2)

Menurutnya, ancaman lewat iklan adalah sebuah tindakan intervensi dan pelarangan bagi kerja pers dan bisa dipidana sesuai Pasal 18 Nomor 40 tahun 1999. "Dia bisa dipidana. Wartawan punya hak untuk tulis, terlepas apakah ada persolan antara pengemudi dengan korban, dan tidak ada ikatan. Laporkan saja ke Dewan Pers," tegas Yosep.

Yosep sendiri menghimbau wartawan untuk tidak takut dengan ancaman tersebut. Karena pemberitaan wartawan pada dasarnya sudah melalui prinsip-prinsip jurnalistik dan dilindungi undang-undang pers. "Wartawan jangan takut dengan iklan itu. Wartawan ungkap kebenaran, kan wartawan tulis kasus yang sudah selesai," tutup dia.

Berita terkait: Video Lamborghini Tabrak Warung Jamu Jadi Viral Di Media Sosial

Source:
  • HOT !
    Seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP tewas karena diduga nekat bunuh diri dengan lompat dari lantai 33 Apartemen Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan. Kronologi awal, ternyata siswi berusia 14 tahun berinisial AL itu tidak dapat ditemukan oleh ibunya....
  • HOT !
    Gelaran pesta olahraga terbesar di Asia siap dilaksanakan di Indonesia, tepatnya di Jakarta dan Palembang Agustus mendatang. Mengiringi Asian Games 2018, tentu aspek keamanan dan kenyamanan harus dipersiapkan sebaik baiknya untuk menyambut banyak kontingen peserta dari berbagai negara....
  • HOT !
    Sepanjang akhir pekan kemarin, jagat media sosial diramaikan oleh protes netizen untuk netizen lainnya yang dianggap tak mampu ‘bersikap’ di museum seni MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara), Kebon Jeruk, Jakarta Barat....
Airy Rooms

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : LauraLMP
Cast : TVXQ (Yunho – Changmin) and Blue Razeilly, Dean, Twins Hyran-Kyran (OC)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)