SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Harga Beras Mahal, Masyarakat Lebih Pilih Makan Mie Instan

Kamis, 12 November 2015 20:00 by zia92 | 1607 hits
Harga Beras Mahal, Masyarakat Lebih Pilih Makan Mie Instan
Image source: milionkobie

DREAMERS.ID - Ahli Pangan, Lely Pelitasari menyebut tingkat konsumsi beras di Indonesia mengalami penurunan. Hal ini dipicu karena terganggunya sistem produksi pangan sebagai dampak Harga Pembelian Pemerintah (HPP) beras terus mengalami peningkatan. Selain itu, penurunan konsumsi juga terjadi karena kurangnya ketersediaan beras di pasaran.

Berdasarkan Inpres No.5/2015, Gabah Kering Panen (GKP) dihargai Rp 3.700 per kilogram di petani dan Rp 3.750 per kilogram di penggilingan. HPP untuk Gabah Kering Giling (GKG) sebesar Rp 4.600 di penggilingan dan Rp 4.600 di Gudang Bulog. Sedangkan, HPP beras adalah Rp 7.300 per kilogram.

"Secara rata-rata konsumsi beras kita menurun, karena harga beras tinggi terjadi karena suplai terbatas sementara demand meningkat atau suplai tetap demand meningkat, kalau demand pendekatannya kan konsumsi per kapita, konon konsumsi per kapita kita menurun, beras awal 139 kg per kapita turun menjadi 114 kilogram per kapita per tahun. Kalau di kota-kota banyak diganti pakai terigu, mie instan, artinya secara rata-rata konsumsi beras menurun," ujarnya saat acara Senator Kita yang diselenggarakan merdeka.com, RRI, IJTI, IKN dan DPD RI di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (12/11).

Menurutnya, masalah kekurangan pangan di negara-negara berkembang karena tidak seimbangnya rasio antara ketersediaan dan kebutuhan pangan bagi masyarakat.

Baca juga: Lagi Diet Ogah Makan Nasi Merah? Coba Tren Makan Sehat Beras Shirataki Ini!

"HPP bisa tinggi sampai Rp 7.300, karena ongkos produksi di Indonesia jauh lebih tinggi ketimbang negara produsen lainnya karena sektor hulunya, walaupun petani bisa produksi dengan biaya murah tapi HPP ini patokan bagaimana level kesejahteraan petani terjaga, HPP tinggi konsumen rugi, HPP rendah petani yang rugi," jelas dia.

Lely menyarankan agar pemerintah dapat memperbaiki sisi suplai kekurangan beras, harus jeli meningkatkan produksi. Diakuinya, saat ini pemerintah Jokowi - JK sudah melakukan perbaikan secara maksimal.

"Artinya sisi suplainya harus dibetulin, supaya harga memang terjangkau, HPP bisa masuk, produksi ditingkatkan, sebenarnya pemerintah sudah dalam trek yang betul, penambahan anggaran Kementan sudah dua kali lipat, perluasan areal, perbaikan irigasi hanya mungkin butuh edukasi masyarakat bahwa swasembada tidak instan ada proses tanpa harus pemerintah mengambil keputusan beresiko kepentingan masyarakat lebih luas, tinggal disampaikan dengan bijak," tutupnya.

Source:
  • HOT !
    Proyek pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana di Bali akhirnya akan rampung pada tahun 2018 ini setelah memakan waktu selama 28 tahun. Menurut perhitungan, pemasangan modul modul GWK akan selesai pada bulan Agustus mendatang....
  • HOT !
    Aksi serangan teror bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, serta serangan di Mapolda Riau berimbas pada stigma pemakai atribut religius, seperti cadar atau pun celana menggantung atau cingkrang....
  • HOT !
    Bandara Internasional Changi di Singapura terkenal dengan fasilitas mewah, lengkap dan tentu pelayanan memuaskan. Salah satu pelayanan yang paling diidamkan dari sebuah bandara adalah ketepatan waktu....
Airy Rooms

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : LauraLMP
Cast : TVXQ (Yunho – Changmin) and Blue Razeilly, Dean, Twins Hyran-Kyran (OC)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)