SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Simpati Kabut Asap, Harian Republika Buramkan Halaman Depan Koran

Kamis, 08 Oktober 2015 19:30 by syaifan | 2664 hits
Simpati Kabut Asap, Harian Republika Buramkan Halaman Depan Koran
image source : dreamersra

DREAMERSRADIO.COM - Salah satu harian ternama di Indonesia, Republika hari ini (8/10) menampilkan sesuatu yang unik di halaman depan mereka. Di edisi terbarunya, Republika sengaja mengaburkan halaman depan mereka sebagai bentuk kritik kepada pemerintah sekaligus kepedulian akan kondisi sejumlah kota di Sumatera dan Kalimantan yang masih terkepung asap pekat.

Di halaman depannya, Republika menampilkan judul ‘Harga Solar Turun’ dilengkapi foto yang menggambarkan suasana rapat Kabinet Kerja yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Di bagian tersebut, berita yang dicetak oleh Republika hampir sama sekali tidak bisa dibaca.

Di bagian bawah halaman depan, sebuah judul lain tertulis ‘Murid Korban Asap Terpaksa Sekolah’. Judul yang masih berkaitan erat dengan foto yang paling mengundang perhatian yakni sosok seorang bocah SD yang hendak pergi ke sekolah sambil menaiki sepeda dan menutup hidungnya agar tidak menghirup asap.


Halaman depan koran Republika edisi Kamis (8/10) yang tidak bisa dibaca karena diburamkan sebagai bentuk kritik sekaligus kepedulian terhadap korban kabut asap di Sumatera dan Kalimantan. (Ahdiar Syaifan)

“Hari ini Republika tampil beda sebagai bentuk simpati untuk para korban asap. Kita ingin tunjukan sikap kita yang sangat kuat mendorong persoalan asap agar ditangani lebih serius,” kata Wakil Pemimpin Redaksi Republika, Irfan Junaidi, Kamis (8/10).

Baca juga: Rilis Surat Kabar Berbahasa Indonesia, ISIS Buat Khawatir Asia Tenggara

Tak hanya itu, menurutnya Republika ingin juga memberi sedikit pengalaman kepada pembaca betapa sulitnya melihat berita di tengah kepungan asap. Juga betapa sulitnya melihat kehidupan di sekitar kita saat asap tak kunjung reda.

Hal ini bisa terlihat dari sebuah tulisan kalimat di bagian bawah halaman depan koran yang berbunyi, “Saat tertutup asap semua berita menjadi sulit dibaca”.

Pemerintah Indonesia sendiri hingga saat ini masih berusaha menanggulangi asap yang mengepung banyak kota di wilayah Sumatera dan Kalimantan akibat pembakaran hutan yang dilakukan oleh oknum pengusaha kelapa sawit. Asap ini juga sudah diprotes oleh negara tetangga yakni Singapura dan Malaysia karena juga ikut mengganggu aktifitas sehari-hari warga mereka.

(Syf)

Komentar
  • HOT !
    Menjelang akhir pidatonya tentang pengumuman Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada hari Rabu lalu, ada yang aneh dari cara berbicara Donald Trump. Trump kesulitan melafalkan kata kata secara jelas mirip gejala kelu lidah....
  • HOT !
    Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah resmi menjadi Panglima TNI usai Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyerahkan jabatan Panglima TNI dalam upacara serah terima jabatan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12)....
  • HOT !
    Secara mengejutkan, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan memberi pernyataan jika keputusan Amerika menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sudah melalui konsultasi dengan Indonesia. Tak butuh waktu lama, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi langsung bereaksi, begitu juga dengan Presiden Jokowi. ...

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : natadecocoo
Cast : Xi Luhan, Yoo Jihye (you), Kim Taehyung, Kim Yura,Hong Jonghyun

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)