SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Malu, Menhan Australia Mengelak Tidak Bisa Sebut Nama Pemimpin ISIS

Rabu, 15 April 2015 20:18 by reinasoebisono | 986 hits
Malu, Menhan Australia Mengelak Tidak Bisa Sebut Nama Pemimpin ISIS
inilah.com

DREAMERSRADIO.COM - Menteri Pertahanan Australia Kevin Andrews merasa malu tidak bisa menyebut nama pemimpin ISIS. Dalam wawancara dengan Australian Broadcasting Corporation (ABC), Andrews berulang kali gagal menyebut Abu Bakr al-Baghdadi -- pemimpin ISIS.

Ketika wartawan ABC bertanya lagi, dan harus dijawab dengan menyebut nama itu, Andrews mengelak.

"Saya tidak akan masuk ke masalah operasional," ujarnya dengan nada sedikit keras. Wartawan itu merespon; "Saya rasa ini bukan masalah operasional. Ini wawancara yang direkam untuk publik."

ABC menambahkan; "Anda bertanggung jawab atas penempatan warga Australia; pria dan wanita, dalam posisi berisiko. Saya terkejut Anda tidak bisa menyebut nama pemimpin ISIS. Kementerian Luar Negeri menawarkan hadiah 10 juta dolar kepada siapa pun yang bisa membawa kepala Al-Baghdadi."

Andrews mengatakan ISIS adalah kelompok gabungan. "ISIS bukan satu orang, kelompok orang terlibat. Kita harus menghancurkan mereka jika kita ingin menurunkan operasi mereka di kawasan itu," katanya.

Baca juga: Presiden Korsel Diprotes Karena Lebih Pilih Bertemu Menteri Indonesia Dibanding Trump, Alasannya?

Andrews kemudian menulis dalam akun Twitter dan mengatakan: "Fokus pada individu akan mengabaikan ancaman kehadiran organisasi ekstremis".

Penolakannya untuk menyebut nama pemimpin ISIS diartikan oleh media Australia bahwa Andrews tidak tahu siapa Al-Baghdadi.

Insiden tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah ia bersama PM Tony Abbott mengumumkan pengiriman 330 tentara non-tempur menuju Irak untuk bertugas selama dua tahun. Mereka akan melatih tentara lokal melawan kelompok ISIS.

Kelompok pertama meninggalkan Australia, Rabu (15/4). Sekitar 170 tentara khusus Australia sudah berada di Irak untuk membantu melatih pasukan pemerintah. Delapan pesawat F/A18 yang bermarkas di Uni Arab Emirates juga ambil bagian dalam serangan terhadap militan ISIS.

Source:
Komentar
  • HOT !
    Negara Arab Saudi di bawah pemerintahan Raja Salman, memberikan banyak perubahan baru untuk dunia Muslim modern, terutama untuk rakyatnya. Kini, ada gebrakan baru dari pemerintahannya yang belakangan lebih banyak di bawah kendali sang Putra Mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman....
  • HOT !
    Berbagai peristiwa datang silih berganti. Banyak kabar mengejutkan sekaligus membahagiakan yang mengisi hari hari di minggu kedua bulan Desember tahun 2017 ini. Mulai dari ranah berita lokal internasional hingga seleb Korea....
  • HOT !
    Banyak yang mempertanyakan keputusan Presiden Jokowi dengan mengganti Panglima TNI yang dijabat oleh Gatot Nurmantyo, kini berganti menjadi Jenderal Hadi Tjahjanto. Karena pergantian dilakukan sebelum masa pensiun Gatot tiba....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : natadecocoo
Cast : Xi Luhan, Yoo Jihye (you), Kim Taehyung, Kim Yura,Hong Jonghyun

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)