SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Warga Tionghoa Rayakan Imlek dengan Berdoa di Makam Gus Dur

Jumat, 20 Februari 2015 08:00 by ningcil | 2561 hits
Warga Tionghoa Rayakan Imlek dengan Berdoa di Makam Gus Dur
Image source: lakpesdam.o

DREAMERSRADIO.COM - Perayaan Tahun Baru Imlek 2566, dimanfaatkan puluhan warga Tionghoa Jombang untuk berziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Ponpes Tebuireng, Kamis (19/2/2015). Mereka mendoakan Gus Dur.

Sebab mantan presiden ke-4 itu berjasa telah membuat peraturan sehingga warga Tionghoa bisa mengekpresikan kebudayaannya, termasuk merayakan Imlek.

"Kalau pada zaman Orde baru, kami harus sembunyi-sembunyi untuk merayakan Imlek. Untuk sekedar mengekresikan kebudayaan saja kami takut. Namun semua itu berubah drastis ketika Gus Dur menjadi presiden. Imlek bebas dirayakan, bahkan ditetapkan sebagai hari besar nasional," ungkap Kuncoro Hadianto dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa (PITI) yang juga umat Konghuchu, usai tabur bunga di makam Gus Dur.


Image source: inilah.com

Bagi PITI, peran Gus Dur memang cukup besar dalam menjebol kebuntuan budaya warga Tionghoa. Saat Orde Baru berkuasa, budaya Tionghoa dipinggirkan. Merayakan Imlek, menggelar pertunjukan barongsai dan sejenisnya adalah barang langka.

"Karena peran Gus Dur, kita bisa seperti ini. Makanya kami berharap kepada Presiden Jokowi, agar Gus Dur ditetapkan sebagai pahlawan nasional," tambahnya.

Hal yang sama juga dikatakan Pdt Edi Kusmayadi dari BKSG. Menurutnya, peran Gus Dur sangat besar terhadap perkembangan kaum Tionghoa. Bukan hanya pada wilayah budaya. Namun juga merembet ke sektor lainnya, termasuk politik.

"Saat ini warga Tionghoa bisa bebas bergerak di wilayah politik. Hal itu juga merupakan imbas dari kebijakan Gus Dur," katanya.

Dia menambahkan, kedatangan warga keturunan Cina pada perayaan Imlek ke makam Gus Dur, sebagai bentuk penghormati perjuangan mantan Ketua PBNU tersebut. "Kami menghormati dan berterimakasih atas perjuangan KH abdurahman Wahid kepada kaum Tionghua, secara luar biasa," tegasnya.

Dalam kunjungannya ke makam yang berada dilingkungan pesantren Tebuireng itu, disamping menabur bunga, warga Tionghua juga terlihat khusuk berdoa dengan cara mereka yakni mengangkat tangan dan membungkuk beberapa kali.

Disamping mendoakan Gus Dur, pada tahun kambing kayu ini warga Tionghoa berharap Bangsa Indonesia tetap kondusif dan tidak ada huru-hara.[beritajatim]

Source:
Komentar
  • HOT !
    Seorang warga negara (WN) Jepang, Inao Jiro (48), ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya di Perumahan River Park, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Jiro ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi....
  • HOT !
    Selama lebih kurang dua setengah tahun, masyarakat Indonesia telah dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Baru baru ini, Indo Barometer pun melakukan survei evaluasi terkait kinerja pemerintahan Jokowi JK....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : parkminha
Cast : oh sehun krystal jung

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)