home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

McDonalds Tolak Buka Cabang di Wilayah Pendudukan Israel

Minggu, 30 Juni 2013 01:00 by miko | 1916 hits
McDonalds Tolak Buka Cabang di  Wilayah Pendudukan Israel
hamaslovers.wordpress.com

DREAMERSRADIO.COM - Konflik antara Israel dan wilayah pendudukan di Palestina rupanya bukan menjadi urusan politikus saja. Bahkan telah merambah ke dunia bisnis. Belakangan ini dikabarkan kalau penggiat Israel menyeruskan agar memboikot Mc Donald’s lantaran restoran tersebut menolak membuka cabangnya di pemukiman Yahudi.

Stasiun Televisi Al Arabiya melaporkan, juru bicara McDonald’s Israel, Irina Shalmor mengatakan kalau divisi mereka pernah didekati oleh pemilik pusat perbelanjaan di kota Ariel, wilayah yang diduduki Israel di Tepi Barat yang meminta agar McDonald’s membuka cabang di kota tersebut.

Namun, Irina menjelaskan McDonald's menolak permintaan itu dan mengatakan pihaknya tidak akan membangun salah satu cabangnya di wilayah Palestina yang diduduki Negeri Zionis itu.Dia mengatakan keputusan ini memang tidak terkoordinasi dengan kantor pusat McDonald's di Amerika Serikat.

Alhasil, para pegiat Israel menyerukan untuk melakukan aksi boikot terhadap seluruh cabang McDonald's di Negeri Bintang Daud itu. Sebaliknya, mereka mendesak agar warga Israel mendukung produk makanan cepat saji asal Negeri Yahudi itu, yakni Burger Ranch.

Baca juga: McDonald's Segera Luncurkan Menu Burger Vegetarian, McPlant

“McDonald's telah berubah dari sebuah bisnis menjadi sebuah organisasi dengan agenda politik anti-Israel,” ungkap Wakil Direktur Dewan Komunitas Yahudi di Yudea, Samaria, dan Gaza, Yigal Delmonti, seperti dikutip situs Arutz Sheva.

“Kami menyambut pengumuman Burger Ranch yang akan membuka cabangnya di Ariel, suatu langkah yang akan meningkatkan visibilitas mereka di seantero Israel,” terang Yigal.

Pemilik dan CEO McDonald's di Israel, Omri Padan, merupakan pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peace Now. Organisasi ini memberikan bantuan hukum untuk solusi dua negara dalam batas aman.

Direktur Eksekutif LSM Peace Now, Yariv Oppenheimer, turut membela keputusan Omri. Dia mengatakan McDonald's memiliki hak untuk bertindak sesuai dengan hati nurani dan untuk memutuskan di mana mereka ingin membuka toko-tokonya.

Komentar
  • HOT !
    Pandemi tidak mengurangi industri K Pop untuk terus berkembang, bahkan bisa dibilang tetap cemerlang dengan menarik banyak penggemar baru. Menurut data terkini, ada total 100 juta fans K Pop di seluruh dunia....
  • HOT !
    Tim SAR telah mengirimkan dua kantong jenazah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati dari hasil pencarian pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu 4 menit setelah lepas landas....
  • HOT !
    Kerusuhan terjadi di Gedung Capitol Hill, Washington DC, Amerika Serikat pada Rabu (6/1) waktu setempat. Pihak kepolisian melaporkan bahwa sebanyak empat orang tewas dalam demonstrasi yang dilakukan pendukung Donald Trump tersebut....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Hanzelnut
Cast : Luhan, Kris, Kai and Sehun of EXO | Hoya of Infinite | Kim Hana, Kang Soyul (OC)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)