home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Ketika Wapres JK Setuju Jika Kampanye Negatif Itu Penting di Tahun Politik

Kamis, 20 Desember 2018 11:54 by reinasoebisono | 1141 hits
Ketika Wapres JK Setuju Jika Kampanye Negatif Itu Penting di Tahun Politik
Image source: Kompas

DREAMERS.ID - Pertarungan pemilihan umum tahun depan menjadikannya tahun politik yang sudah memanas dari sekarang. Dan karena ada calon petahana yakni Joko Widodo, wajar jika pemerintah yang menjabat mendapat kritikan dari pihak lawan atau oposisi.

Namun hal menarik disampaikan oleh Wapres Jusuf Kalla jika kampanye negatif atau negative campaign adalah hal yang wajar dilakukan oposisi apalagi di tahun politik seperti sekarang ini dengan mengkritik pemerintah.

"Sekarang tahun politik, kalau menjelang pemilu tidak ada kritik itu bikan kampanye namanya. Dan itu penting. Negative campaign itu penting," kata Kalla, Rabu (19/12) mengutip Kompas.

Ia menilai jika kampanye negatif menggunakan isu apapun secara tidak langsung juga menjadi pengingat bagi pemerintah agar tak salah langkah dalam membuat kebijakan. Dengna kata lain, kampanye-kampanye negatif itu justru jadi ‘pengarah’ pemerintah untuk kembali ke jalur yang benar.

Baca juga: Museum Sejarah Rasulullah SAW Akan Jadi Ikon Baru Jakarta

Tapi terlepas dari isu negatif, Jusuf Kalla mengatakan negara-negara lain saat ini memuji perekonomian Indonesia yang tetap tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia. Pujian datang dari negara-negara peserta pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali, Oktober lalu. Ada juga saat ia menghadiri Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, September silam.

"Memang pertemuan IMD dan Bank Dunia di Bali itu semua memuji Indonesia. Saya di New York bertemu dengan para tokoh juga memuji Indonesia. Tetap jalan (perekonomiannya) walaupun berada di garis menengah," ujar Kalla.

"Tapi dalam negeri kami menerima apa adanya. Kami menjelaskan juga kalau ada sesuatu yang keliru. Itu tugas pemerintah memang untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat daripada apa yang diragukan," lanjut dia.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Pada Kamis (12/5), Korea Utara mengumumkan kasus pertama varian omicron dari COVID 19 dan menyatakan penerapan sistem pengendalian virus "darurat maksimum", mengakhiri klaim bebas virus corona yang sudah berlangsung lama....
  • HOT !
    Dalam beberapa waktu belakangan ini muncul kabar yang menyatakan bahwa Komite Pelantikan Presiden akan mengundang BTS untuk tampil di acara pelantikan presiden terpilih Yoon Suk Yeol. Namun kini telah dipastikan bahwa grup tersbeut tidak akan menghadirinya....
  • HOT !
    WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia telah mengonfirmasi adanya kemunculan varian virus baru, gabungan dari Delta dan Omicron yang kini disebut Deltacron. Hal ini dikonfirmasi oleh Pimpinan Teknis COVID 19 WHO Maria Van Kerkhove....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Tanya
Cast : Nevi, Tae Joon, Hyeri

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)