SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Resiko Penularan Corona Lebih Besar ke Pengguna Kontak Lensa

Minggu, 29 Maret 2020 16:24 by muthiasp | 552 hits
Resiko Penularan Corona Lebih Besar ke Pengguna Kontak Lensa
Image source: MEL Magazine

DREAMERS.ID - Berbagai penelitian dilakukan untuk menekan angka infeksi virus corona. Untuk mengurangi penyebaran pandemi COVID-19, para ahli menyarankan sudah waktunya untuk melepas kontak lensa dan menggantinya dengan kacamata.

Menurut American Academy of Ophthatmology, hal itu karena mengenakan kacamata dapat membantu mengurangi intensitas menyentuh wajah, yang menjadi cara utama penyebaran virus, termasuk virus corona yang saat ini menyebar di seluruh dunia.

Pengguna lensa kontak tidak hanya menyentuh mata mereka untuk memasukkan dan melepas lensa dua kali atau lebih dalam sehari. Pengguna juga menyentuh mata dan wajah mereka lebih banyak daripada orang yang tidak memakai kontak, kata Dr. Thomas Steinemann, juru bicara klinis untuk Akademi Oftalmologi Amerika.

"Anda menyentuh mata Anda dan kemudian menyentuh bagian lain dari tubuh Anda," kata Steinemann, dokter mata di MetroHealth Medical Center di Cleveland, Ohio, mengutip CNN.

"Kamu gosok matamu, lalu gosok wajahmu, gosok wajahmu, letakkan jarimu di mulut, letakkan jarimu di hidung. Beberapa orang tidak terlalu higienis dan mungkin lupa mencuci tangan terlebih dahulu," jelasnya.

Baca juga: Kasus Corona di Indonesia per 29 Mei Tembus 25.000 Kasus, New Normal Tetap Diterapkan?

Kacamata juga dapat memberikan perlindungan yang sedikit lebih besar dari partikel virus coronavirus yang mengambang di udara, kata Steinemann, meskipun lebih mungkin terinfeksi melalui mulut dan hidung daripada mata.

Namun patut menjadi perhatian karena laporan dari Tiongkok dan seluruh dunia menunjukkan bahwa sekitar 1% hingga 3% orang dengan COVID-19, juga menderita konjungtivitis.

Konjungtivitis adalah peradangan pada lapisan jaringan transparan yang tipis, yang disebut konjungtiva, yang menutupi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata.

"Konjungtiva adalah selaput lendir yang dimodifikasi, seperti bagian dalam mulut Anda atau bagian dalam hidung Anda atau rongga hidung dan faring. Lembab dan ramah untuk virus, sebenarnya ada banyak organisme yang dapat menempel dengan mudah atau dalam hal ini, menempel pada lensa kontak yang juga bertumpu pada konjungtiva Anda," papar Steinemann.

Tentunya ini mengkhawatirkan karena coronavirus dapat menyebar dengan menyentuh cairan dari mata orang yang terinfeksi, atau dari benda yang disentuh orang yang kemudian membawa cairan tersebut.

(mth)

Komentar
  • HOT !
    Guinness World Records telah banyak mencatat rekor di dunia, salah satunya adalah pria tertua di dunia. Namun, pada Kamis (28/05) pria tertua di dunia bernama Bob Weighton dikabarkan telah meninggal dunia karena penyakit kanker....
  • HOT !
    Korea Selatan termasuk negara yang cukup berhasil melawan pandemi virus corona, walaupun saat ini sedang ada gelombang kedua dari kluster kelab dan karaoke. Presiden Moon Jae In pun memberikan update tentang apa saja yang sudah dilakukan pemerintah....
  • HOT !
    PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar di wilayah DKI Jakarta akan berakhir pada 4 Juni mendatang. Menyusul hal tersebut, puluhan pusat perbelanjaan atau mal dijadwalkan untuk buka sehari setelahnya....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : indiraptrf
Cast : Catherine(oc), Kim Woojoong, Park Chanyeol, Park Jiyeon.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)