home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

JK Bicara Gaya Diplomasi Presiden Indonesia: Bung Karno Paling Keras, Jokowi Gimana?

Jumat, 24 Januari 2020 15:46 by reinasoebisono | 742 hits
JK Bicara Gaya Diplomasi Presiden Indonesia: Bung Karno Paling Keras, Jokowi Gimana?
Image source: Grid.ID

DREAMERS.ID - Indonesia telah memiliki beberapa presiden setelah 74 tahun merdeka. Setiap pribadinya pasti memiliki karakter yang berbeda dengna segala kelebihan dan kekurangannya. Belum lama ini Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla membeberkan perbedaan kepemimpinan presiden-presiden Indonesia.

Terlebih, dirinya mengenyam posisi wakil presiden di dua presiden berbeda. Yaitu di periode Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Jokowi. Keduanya di jabatan periode pertama. JK membocorkan gaya diplomasi presiden pertama RI, Soekarno bergaya paling keras.

"Diplomasi kita terus berkembang sesuai dengan spirit pemimpin pada zamannya. Bung Karno menjalankan diplomasi yang keras. Bikin Nonblok," kata JK melansir Detik.

Dilanjut JK, Presiden Soeharto lebih halus dibandingkan Bung Karno karena kala itu Indonesia tengah mengalami fase revolusioner pembangunan. JK memandang Soeharto lebih kooperatif dalam berdiplomasi.

Baca juga: Diterima Langsung Jusuf Kalla, Rachel Vennya Salurkan Donasi Rp 2M ke PMI untuk Lawan Corona

Sementara Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah presiden yang paling sering ke luar negeri dalam satu tahun. Menurut JK, apa yang dilakukan Gus Dur adalah bagian dari diplomasi menjaga keutuhan negara. Beda lagi dengan Presiden SBY.

"Pak SBY itu diplomasinya kompromi. Karena itu beliau menyebutkan seribu sahabat tanpa musuh. Orang dagang aja bilang seribu teman lebih baik daripada satu musuh, masih ada satu musuh. Tapi beliau tidak mau ada musuh, saya kira ini diplomasi yang paling susah," ujar JK. Lalu bagaimana dengan Jokowi?

"Pak Jokowi lebih fokus ke diplomasi ekonomi. Kan sesuai sama zamannya. Saya bukan diplomat, tapi saya sebagai pejabat negara dan wapres harus berhubungan dengan negara lain," ucap JK.

"Karena saya bukan diplomat, saya berbicara minta maaf jika dalam berdiplomasi hampir tidak selalu sesuai dengan pakem Kemlu atau diplomat pada umumnya sehingga saya sering ditegur sama Dubes yang bersangkutan..Pak tidak begitu caranya...ya kau perbaikilah itu caranya," sebut JK diikuti riuh tawa undangan yang hadir.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Virus corona atau COVID 19 kini juga sudah menyasar kalangan pejabat. Setelah beberapa PNS hingga pimpinan daerah, kini Menteri Agama Fachrul Razi juga dikonfirmasi positif COVID 19....
  • HOT !
    Satuan Tugas Nasional Penanganan COVID 19 saat ini tengah mengembangkan teknologi masker kain yang memiliki lapisan sebanyak 5 lapis, untuk mencegah penyebaran virus corona....
  • HOT !
    Mayat seorang wanita ditemukan di danau dekat kediaman Kate Middleton dan Pangeran William di Istana Kensington pada 29 Agustus 2020. Polisi tengah menyelidiki identitas korban....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : NWicahya
Cast : Brenda, Daniel, Rafael.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)