SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Seperti Ini Deretan Momen Jokowi yang Mulai 'Panas' dan Agresif Menyerang di Pemilu 2019

Senin, 04 Februari 2019 11:30 by reinasoebisono | 4460 hits
Seperti Ini Deretan Momen Jokowi yang Mulai 'Panas' dan Agresif Menyerang di Pemilu 2019
Image source: Kompas

DREAMERS.ID - Joko Widodo cukup terkenal dengan modelnya yang tenang, legowo dan tidak grasak-grusuk dalam pembawaannya. Namun di tahun politik menuju Pemilu dan Pilpres 2019, pria bersapaan Jokowi itu mulai ‘menyerang’ isu-isu yang juga melanda kinerja atau pun dirinya.

Contohnya adalah saat pesaingnya, Prabowo Subianto menyebut Indonesia akan bubar dan punah. Jokowi pun menyindir pihak-pihak yang menyebarkan pesimisme karena Indonesia adalah negara besar dengan 260 juta penduduk. Namun harus tetap optimis untuk menghadapi tantangan membangun bangsa yang tak mudah itu.

"Masak ada yang bilang Indonesia bubar, punah. Bubar sendiri saja, punah sendiri saja. Tapi jangan ngajak-ngajak kita," kata Jokowi lansir Kompas.

Ada lagi momen Jokowi menjawab hoax soal tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos pad nomor urut 01 yang dikicaukan Andi Arief di akun Twitter juga soal selang cuci darah RSCM yang disebut Prabowo dipakai ulang hingga 40 kali.

Jokowi menyinggung hal hox terkait berita bohong yangakhirnya diakui oleh aktivis dan pendukung Prabowo-Sandi, Ratna Sarumpaet. Jokowi memuji sosok Ratna Sarumpaet yang pada akhirnya mengakui kepada publik bahwa wajahnya lebam akibat operasi plastik, bukan karena dianiaya orang tak dikenal sebagaimana disampaikan kubu Prabowo-Sandiaga.

Baca juga: Cerita Haru Denada Ketika Anaknya Dijenguk Jokowi di Singapura

"Ada lagi yang katanya dianiaya, mukanya babak belur, lalu konferensi pers, menuduh nuduh kita," kata Jokowi. "Saya acungi jempol ke Ratna. Yang enggak benar itu yang ngabarin dianiaya. Itu maunya apa? Mau nuduh kita? Tapi masyarakat sudah cerdas dan pintar-pintar," 

Jokowi juga sempat menyentil tudingan kepada Prabowo-Sandi yang menggunakan konsultan asing dalam menghadapi Pilpres 2019. Efek dari penggunaan konsultan asing itu, menurut Jokowi, strategi yang digunakan kubu oposisi berpotensi memecah belah masyarakat.

"Yang dipakai konsultan asing. Enggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, enggak mikir menganggu ketenangan rakyat atau tidak, ini membuat rakyat khawatir atau tidak. Membuat rakyat takut, enggak peduli," kata Jokowi.

"Seperti yang saya sampaikan, teori propaganda Rusia seperti itu. Semburkan dusta sebanyak-banyaknya, semburkan kebohongan sebanyak-banyaknya, semburkan hoaks sebanyak-banyaknya sehingga rakyat menjadi ragu. Memang teorinya seperti itu," lanjut Jokowi.

(rei)

  • HOT !
    Akhir bulan ini tepatnya tanggal pada 27 28 Februari di Hanoi, Vietnam, akan kembali digelar pertemuan kedua antara Kim Jong Un dan Donald Trump. Presiden Korea Selatan, Moon Jae In mengatakan jika pertemuan itu bisa jadi titik balik bagi hubungan Semenanjung Korea....
  • HOT !
    Indonesia bersedia menjadi tuan rumah multi event terbesar di dunia, Olimpiade, pada tahun 2032 mendatang. Indonesia mencalonkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 karena kesuksesan yang diraih saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018....
  • HOT !
    Sebuah buku tebal terlihat berada di atas meja Prabowo ketika menjalani debat capres putaran kedua di Hotel Sultan Jakarta pada Minggu (17/02/19) malam. Lalu buku seperti apa yang dibawa Prabowo itu?...

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : amalamal
Cast : Kris, Sarah

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)