SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Begini Cerita Awal Barista Kafe Oliver Dituding Terima Dana Rp 140 juta

Kamis, 28 Juli 2016 16:00 by Dits | 2512 hits
Begini Cerita Awal Barista Kafe Oliver Dituding Terima Dana Rp 140 juta
Image source: merdeka.com

DREAMERS.ID - Kasus kematian Wayan Mirna Salihin menemui babak baru. Kasus dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso ini baru-baru ini bikin heboh lantaran barista Kafe Oliver bernama Rangga disebut menerima uang Rp 140 juta. Uang itu diduga sebagai upah karena sang barista telah meracuni Mirna.

Tudingan bahwa Rangga mendapat uang Rp 140 juta datang dari pengacara Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan. Otto mengaku mendapatkan informasi adanya transfer uang Rp 140 juta itu dari bukti acara pemeriksaan (BAP) Rangga.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti membantah bila dalam BAP ada keterangan yang menyebut Rangga mendapat aliran uang 140 juta. Krishna pun berusaha meluruskan pemberitaan seputar aliran dana tersebut.

"Tidak ada di BAP. Jadi itu kan kami memprofile semua potential suspect. Jadi salah satu caranya kami membawa ke psikiater. Itu adalah hasilnya, psikiater hasil dari curhatannya Rangga," ujar Krishna saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (28/7).

Krishna menjelaskan, saat itu ada wartawan yang mendatangi Rangga, bukan polisi seperti yang disampaikan Otto Hasibuan. Wartawan tersebut tiba-tiba bertanya kepada Rangga apakah benar dia menerima uang Rp 140 juta untuk upah meracuni Wayan Mirna Salihin.

Pertanyaan wartawan itu membuat Rangga tertekan karena dia seolah-olah dituduh sebagai pembunuh Mirna.

"Saat itu Rangga curhat ke psikiater ada wartawan yang menuduh dia, datengi dia dan bilang Rangga dapat transferan dari Arief (Suami Mirna), jadi itu curhatan Rangga di psikiater. Itu catatan medis dari psikiater," tegasnya.

Melansir Merdeka, Krishna mengungkapkan bahwa pemeriksaan psikiater itu bukan hanya kepada Rangga, semua potensial suspect dalam kasus tersebut juga diperiksa.

"Jadi itu bukan hanya Rangga yang kami bawa ke psikiater, yang lain juga kami periksa, kami profile, supaya untuk mencari tahu keterangan itu valid atau tidak," pungkas Krishna.

Namun bila diperlukan untuk meluruskan salah persepsi di persidangan Rabu kemarin, wartawan yang bertanya itu bukan tidak mungkin akan dihadirkan ke persidangan. Hal itu dilakukan untuk meluruskan dugaan aliran duit kepada Rangga sebagai upah meracuni Mirna.

"Enggak ada kok sampai sekarang uangnya jadi ya sudah. Enggak terbukti dikirim. Tapi kalau hakim minta dihadirkan, maka akan diurus," lanjutnya.

Source:
Komentar
  • HOT !
    Beragam upaya untuk mendeteksi virus corona sedang dilakukan oleh pemerintah, seperti dengan melakukan rapid test pada seseorang yang diduga terinfeksi virus corona....
  • HOT !
    Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat telah  menerbitkan izin untuk penggunaan darurat chloroquine dan hydroxychloroquine untuk penanganan pasien Covid 19. Jenis tersebut merupakan dua di antara beberapa jenis obat yang kini tengah diuji coba oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama sejumlah negara lain....
  • HOT !
    Selama akhir pekan kemarin, ramai isu penutupan Jakarta, mulai dari ditutupnya akses jalan tol dari dan keluar ibu kota. Sudah ada pembicaraan dari pihak kepolisian soal simulasi dan skenario yang mungkin akan dilakukan jika dilakukan karantina wilayah....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : indiraptrf
Cast : Catherine(oc), Kim Woojoong, Park Chanyeol, Park Jiyeon.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)