SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Serba Instan dan Tak Mahir Berbahasa Jadi Kelemahan Anak Muda Saat Ini

Kamis, 05 November 2015 12:00 by zia92 | 1631 hits
Serba Instan dan Tak Mahir Berbahasa Jadi Kelemahan Anak Muda Saat Ini
Image source: stopabuseca

DREAMERS.ID - Semakin berkembangnya zaman, kehidupan dan tantangan yang dihadapi manusia pun mengalami perubahan. Apalagi di era teknologi yang semakin canggih seperti sekarang membuat setiap hal mudah dilakukan.

Namun di antara semua kemudahan itu, seorang pakar komunikasi Erwin Perengkuan menyebutkan bahwa ada dua tantangan dan kelemahan yang dihadapi masyarakat saat ini, khusunya bagi generasi muda.

Melansir laman CNN Indonesia, Erwin menyatakan bahwa kelemahan generasi muda yang pertama adalah kebiasaan menyukai hal yang serba instan. "Tantangan anak muda zaman sekarang, ada sebagian yang inginnya cepat. Mereka menginginkan hasil akhirnya saja," kata Erwin.

Dalam hal ini, Erwin menyontohkan bagaimana anak muda saat ini melihat sosok penulis Raditya Dika. Menurutnya, banyak anak muda yang ingin menjadi sukses seperti Dika, tapi mereka tidak mau mengetahui bagaimana proses mencapai sukses itu. Mereka cenderung hanya mengikuti dan melalui pola perjalanan karier Dika yang bisa mereka lihat saja.

"Tendensinya hanya melihat dari kulit luarnya saja. Tidak mau nyemplung, berdarah-darah, dan jungkir balik," ujar Erwin. "Anak muda yang seperti ini yang harus dituntut mencintai sebuah proses."

Baca juga: Mengenal Generasi X, Y, Z yang Belakangan 'Digaungkan' Presiden Jokowi, Kamu Masuk yang Mana?

Selain itu, Erwin juga menyebutkan bahwa kendala berbahasa menjadi salah satu kelemahan dan tantangan yang dihadapi anak muda masa kini.

Bahasa Indonesia yang sering dicampur-campur dengan bahasa tidak baku menjadi lumrah dan justru dipakai terus-menerus. Contohnya, seperti membedakan kita dan kami. Erwin mengatakan masih banyak orang yang belum bisa membedakan terminologi sederhana itu. 

"Kita dan kami konteksnya sudah kacau. Orang yang sudah dewasa dan berasal dari kalangan eksekutif saja masih kebingungan membedakannya. Penyiar radio juga salah," kata Erwin.

(fzh)

Komentar
  • HOT !
    Hadir dalam Aksi Bela Palestina di Monumen Nasional (Monas) pada Minggu (17/12), Pelaksana Tugas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon dalam orasinya mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo harus menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Palestina....
  • HOT !
    Ketua Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zainudin Paru mengatakan, pihaknya akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang memenangkan Fahri Hamzah. ...
  • HOT !
    Mantan pejabat kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi), Anies Baswedan dan Sudirman Said diusung Partai Gerindra untuk menjadi calon kepala daerah. Ketua Partai Gerindra, Prabowo Subianto pun merasa beruntung karena Anies dan Sudirman Said ‘lulus cepat’ dari jabatan mereka karena terkena resuffle oleh Kepala Negara....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Kristiana
Cast : Park Chanyeol (EXO), Sandara Park (2NE1), Xiumin (EXO), Minzy (2NE1), Sehun (EXO), Lee Hi

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)