SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Nenek Terpidana Mati Narkoba Ini Siap Hadapi Regu Tembak RI

Senin, 04 Mei 2015 12:31 by ningcil | 2030 hits
Nenek Terpidana Mati Narkoba Ini Siap Hadapi Regu Tembak RI
Image source: inilah.com

DREAMERSRADIO.COM - Lindsay Sandiford, nenek usia 58 tahun dan terpidana mati kasus narkoba di Indonesia, menyatakan siap menghadapi regu tembak. 

Pernyataan disampaikan Sandiford dalam surat perpisahan kepada keluarganya di London. Dalam salah satu alinea surat itu, Sandiford mengekspresikan harapan untuk tidak terlalu lama, dan segera menghadapi regu tembak.

"Eksekusi saya sudah dekat, dan saya tahu akan mati setiap saat sejak eksekusi delapan terpidana mati di Nusakambangan," tulis Sandiford dalam surat yang dipublikasikan Mail on Sunday. 

Sandiford berasal dari Redcar, timur laut Inggris. Dalam surat itu itu, Sandiford menuliskan rencananya menyanyikan lagu populer Moments Magic, lagu yang cerita, saat menghadapi regu tembak. "Saya juga tidak akan menutup mata," tulisnya. 

"Bukan karena aku berani, tapi karena tidak ingin menyembunyikan ketakutan. Aku ingin anggota regu tembak melihat saya saat menarik pelatuk."

Dalam alinea lain suratnya, Sandiford menulis; "Kesedihan terbesar saya adalah tidak pernah bisa bertemu cucu dua tahun lamanya. Cucu saya lahir setelah penangkapan."

Sandiford ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Bali, tahun 2012, dengan kokain bernilai 2,4 juta dolar AS di dalam koper, sesaat setelah turun dari pesawat yang menerbangkannya dari Thailand.

Tahun 2013 Pengadilan Negeri Denpasar menjatuhkan hukuman mati kepadanya. Di pengadilan, Sandiford mengakui perbuatannya. Namun, demikian Sandiford, semua itu dilakukan karena sindikat narkoba mengamcam akan membunuh anaknya.

Selama di Penjara Kerobokan, Bali, Sandiford berkawan dekat dengan Andrew Chan -- terpidana mati asal Australia yang baru saja menjalani eksekusi. Khusus untuk Chan, Sandiford menulis; "Dia salah satu pahlawan dalam hidup saya. Kami berkawan dekat. Chan mengubah hidupnya dan menjadi pendeta."

Di London, Keluarga Sandiford meluncurkan penggalangan dana untuk mengajukan banding ke Mahkamah Agung Indonesia, setelah pemerintah Inggris menolak mendanai upaya hukum untuk sang nenek. Jika gagal. Sandiford diharapkan memohon grasi ke Presiden Joko Widodo.

Source:
Komentar
  • HOT !
    Menjelang akhir pidatonya tentang pengumuman Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada hari Rabu lalu, ada yang aneh dari cara berbicara Donald Trump. Trump kesulitan melafalkan kata kata secara jelas mirip gejala kelu lidah....
  • HOT !
    Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah resmi menjadi Panglima TNI usai Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyerahkan jabatan Panglima TNI dalam upacara serah terima jabatan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12)....
  • HOT !
    Secara mengejutkan, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan memberi pernyataan jika keputusan Amerika menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sudah melalui konsultasi dengan Indonesia. Tak butuh waktu lama, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi langsung bereaksi, begitu juga dengan Presiden Jokowi. ...

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : natadecocoo
Cast : Xi Luhan, Yoo Jihye (you), Kim Taehyung, Kim Yura,Hong Jonghyun

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)