DREAMERSRADIO.COM - Seutas tali yang digunakan untuk menggantung mantan penguasa Irak Saddam Hussein dilelang, dan penawar terakhir berani membeli dengan harga 7 juta dolar AS atau Rp 88,7 miliar.
Dr Muwaffak al-Rubaie, politi dan pemilik tali itu, belum bersedia melepas. Ia berharap akan ada orang yang berani menawar di atas 7 juta dolar AS dalam beberapa hari ke depan.
Al-Araby al-Jadeed, situs berita di Timur Tengah, lelang online ini menarik banyak perhatian. Satu keluarga kaya di Israel, organisasi keagamaan di Iran, dan dua pengsusaha kaya Kuwait, berloma mengajukan tawaran.
Middle East Eye, situs Timur Tengah lainnya, memberitakan Al Rubaie yakin akan menjual tali bersejarah itu jauh di atas tujuh juta dolar AS.
Dr Al Rubaie adalah politisi yang mendorong Saddam Hussein ke tiang gantungan. Setelah eksekusi selesai, dan Sadddam Hussein dinyatakan tewas, Al-Rubaie mengambil tali itu sebagai koleksi pribadi.
Baca juga: Dikubur 12 Tahun, Jasad Mantan Pemimpin Irak Saddam Hussein Heboh Dikabarkan Hilang
Saddam Hussein berkuasa di Irak selama 23 tahun, sebelum digulingkan oleh invasi AS tahun 2003. Selama berkuasa Saddam Hussein memberangus separatisme Kurdi dan menindas Shiah.Kepada Russia Today, analis politik Caleb Maupin mengatakan alat eksekusi itu memperlihatkan betapa murahnya keadilan, dan betapa eksekusi itu bernilai bisnis.
"Setelah Saddam Hussein terguling, Irak terjerumus ke bisnis kematian," ujar Maupin. "AS tidak pernah membawa perdamaian ke Timur Tengah, Afghanistan, Libya, dan Yugoslavia, tapi menghadirkan kematian."
Saat Saddam Hussein berkuasa, Al-Rubaie disiksa dan diperlakukan tak manusiawi. Ia dendam. Ia berhasil melampiaskan dendam, sekaligus menangguk banyak uang dari bisnis menjual tali gantungan sang diktator.