SIGN IN
SIGN UP
Press Esc to close
Press Esc to close
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Enam Terpidana Kasus Narkoba Akhirnya Dieksekusi Mati di Nusakambangan & Boyolali

Minggu, 18 Januari 2015 10:12 by citra09 | 2225 hits
Enam Terpidana Kasus Narkoba Akhirnya Dieksekusi Mati di Nusakambangan & Boyolali
Image source: AFP Photo

DREAMERSRADIO.COM - Enam terpidana mati perkara narkoba telah dieksekusi mati di dua tempat berbeda di Jawa Tengah, yakni Nusakambangan dan Boyolali, Minggu (18/1/2015) dini hari.

Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, pelaksanaan eksekusi mati terhadap terpidana berjalan dengan lancar. Namun, ada sedikit perubahan dalam hal waktu saja. Semula eksekusi mati direncanakan secara serentak pada pukul 00.10 WIB tapi karena beberapa hal seperti cuaca, tidak bisa berbarengan.

"Untuk di Nusakambangan dilaksanakan pukul 00.30 WIB, sementara di Boyolali dieksekusi pada pukul 00.46 WIB. Kita hitung dari menit ke menit, detik ke detik dan semua berjalan sesuai rencana lancar, aman dan tertib," kata Prasetyo di kantornya, Jakarta.

Baca juga: Kedapatan Beli Ganja, Han Joo Wan 'School 2017' Dijatuhi Hukuman 2 Tahun Masa Percobaan

Ia mendapatkan laporan dari Nusakambangan pukul 00.41 WIB. Untuk meyakinkan apakah para terpidana itu sudah meninggal, dokter memeriksa pukul 00.40 WIB. "Sebenarnya seketika ditembak para terpidana langsung meninggal dunia, namun untuk meyakinkan tim dokter kita menunggu 10 menit dan ternyata sudah betul-betul meninggal," ujarnya.

Laporan dari tim Boyolali diterima pada pukul 01.02 WIB. Tim dokter juga meyakinkan apakah terpidana setelah ditembak betul-betul meninggal, diperiksa pukul 01.20 WIB. "Setelah pukul 01.20 WIB terpidana diturunkan dari tiang penyangganya setidaknya sudah meninggal," jelas dia.

Jenazah empat dari lima terpidana mati kasus narkoba yang menjalani eksekusi di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dibawa keluar dari pulau "penjara" itu, Minggu pagi pukul 03.55 WIB.

Empat jenazah itu terdiri Ang Kim Soei (62) warga negara Belanda, Marco Archer Cardoso Mareira (53) warga negara Brasil, Daniel Enemua (38) warga negara Malawi, dan Rani Andriani atau Melisa Aprilia (38) warga negara Indonesia.

Informasi yang dihimpun, jenazah Ang Kim Soei dan Marco Archer Cardoso Mareira akan dibawa ke Krematorium Girilaya, Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk dikremasi, jenazah Daniel Enemua dibawa ke Jakarta, sedangkan jenazah Rani Andriani atau Melisa Aprilia dibawa ke Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, untuk dimakamkan di samping makam ibundanya.
 

Source:
  • HOT !
    Perilaku mudik atau pulang kampung di Indonesia adalah hal yang sangat lumrah dilakukan ketika menuju Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Namun bukan hanya persiapan fisik, mental atau keperluan saja yang harus diperhatikan, informasi tentang akses dan jalur transportasi pun harus diketahui....
  • HOT !
    Presiden Donald Trump resmi mengeluarkan surat pembatalan pertemuan tingkat tinggi dengan Kim Jong Un, Pemimpin Tertinggi Korea Utara. Padahal sejatinya, pertemuan ini diharapkan masyarakat dunia soal perdamaian dan kepastian soal senjata nuklir yang belakangan sempat memanas....
  • HOT !
    Tidak hanya perlengkapan, kondisi fisik dan transportasi saja yang harus dipersiapkan oleh pelaku mudik setiap tahunnya. Namun juga informasi soal akses dan kesiapan jalur yang akan dilaluinya. Karena pemerintah telah menyampaikan progres kesiapan jalur di Pulau Jawa....
Airy Rooms

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : LauraLMP
Cast : TVXQ (Yunho – Changmin) and Blue Razeilly, Dean, Twins Hyran-Kyran (OC)

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)