home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Tanda-tanda Makin Jelas, PBB Peringatkan Soal Pemanasan Global Makin Mengancam

Selasa, 10 Agustus 2021 13:30 by rizaluthfiah | 1197 hits
Tanda-tanda Makin Jelas, PBB Peringatkan Soal Pemanasan Global Makin Mengancam
Image Source : climate.copernicus

DREAMERS.ID - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menerbitkan laporan yang berisi tentang peringatan kepada dunia soal pemanasan global yang hampir tak terkendali. Pada Senin (9/8), laporan menunjukkan bahwa 2019 merupakan tahun yang mengalami suhu terpanas sejak 2015.

Melansir laman CNN Indonesia, dalam laporan dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), ilmuwan menilai kondisi itu tak lepas dari kesalahan umat manusia. Upaya menekan gas rumah kaca saat ini juga dianggap tak mampu menghilangkan seluruh dampak dari aktivitas yang selama ini dilakukan.

Laporan tersebut menilai gelombang panas yang mematikan, badai raksasa, hingga cuaca ekstrem lain yang saat ini terjadi kemungkinan akan lebih parah. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menggambarkan laporan tersebut sebagai kode merah untuk umat manusia.

Ia menilai laporan tersebut cukup untuk menghentikan penggunaan batu bara dan bahan bakar fosil lainnya sebelum menghancurkan bumi. "Bunyi lonceng alarm memekakkan telinga," kata Guterres dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari CNN Indonesia. 

Laporan menyatakan emisi yang dihasilkan dari aktivitas umat manusia mendorong rata-rata suhu global 1,1 derajat Celcius lebih tinggi dari rata-rata era pra-industri.  Pengurangan emisi hanya mampu memperlambat laju perubahan iklim.

Baca juga: Fans Kampanye 'Tidak Ada K-Pop di Planet Mati' Desak Agensi Ikut Melawan Perubahan Iklim

Kenaikan suhu 1,1 derajat Celcius dinilai sudah cukup untuk menimbulkan bencana dari cuaca ekstrem yang mematikan seperti gelombang panas hingga hujan lebat. Bahkan, seseorang bisa meninggal saat berada di luar ruangan karena tidak tahan dengan gelombang.

Jika dunia secara drastis mengurangi emisi dalam dekade berikutnya, rata-rata suhu masih berpotensi naik 1,5 derajat Celcis pada 2040 dan kemungkinan 1,6 derajat Celcius pada 2060, sebelum stabil.

Dilaporkan AFP, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengungkapkan para pemimpin dunia, sektor swasta dan individu harus "bertindak bersama dengan urgensi dan melakukan segala yang diperlukan untuk melindungi planet kita".

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berharap laporan tersebut bisa menjadi peringatan bagi dunia. "Saya berharap laporan IPCC hari ini akan menjadi peringatan bagi dunia untuk mengambil tindakan sekarang, sebelum kita bertemu di Glasgow pada November untuk KTT COP26 yang kritis," katanya.

(rzlth)

Komentar
  • HOT !
    Jakarta dan sekitarnya digegerkan oleh gempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan magnitude 6.7 skala richter. Berbagai foto dan video memperlihatkan kepanikan warga terutama yang beraktifitas di Gedung gedung tinggi berhamburan keluar....
  • HOT !
    Selain menjadi tahun penuh tantangan, ada sederet momen memprihatinkan yang menambah perjuangan perjalanan 2021. Mulai dari bencana alam, hingga hilangnya moda transportasi besar nasional....
  • HOT !
    Indonesia dikabarkan akan menerapkan peraturan pemberlakuan micro lockdown demi menangkal virus COVID 19 varian Omicron. Namun, istilah ini sebenarnya merujuk pada PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) mikro yang sempat berjalan di samping penerapan PPKM berlevel....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : StrongBaby
Cast : -Amber Josephine Lu f(x) -Lee Seunghyun Bigbang -Lee Gikwang B2ST -Son Dongwoon B2ST -Lot Of Cameo

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)