home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

10 Tahun Dipasang, Patung Anak Kecil Buang Air di Songdo Incheon Kini Tuai Kontroversi

Sabtu, 19 Juni 2021 11:47 by muthiasp | 2859 hits
10 Tahun Dipasang, Patung Anak Kecil Buang Air di Songdo Incheon Kini Tuai Kontroversi
Image source: Yonhap

DREAMERS.ID - Sudah 10 tahun sejak patung tiga anak laki-laki yang sedang buang air kecil terpasang di sebuah danau di kawasan Songdo, Incheon, Korea Selatan. Seiring berjalannya waktu, kini patung tersebut dinilai kontroversial.

Melansir laman Korea Times (18/6), beberapa penduduk dan pengunjung menyebut patung yang menunjukkan alat kelamin anak laki-laki itu tidak pantas sebagai karya seni publik. Dua pengaduan pun telah diajukan ke Komisi Anti-Korupsi dan Hak Sipil, meminta patung itu dicabut.

Patung-patung yang juga merupakan air mancur ini menggambarkan tiga orang anak laki-laki dengan celana yang turun sedang buang air kecil ke arah danau. Patung itu karya seniman Kim Young Gul yang dipasang pada tahun 2011.

Kim Young Gul mengatakan dia menciptakannya berdasarkan ingatan masa kecilnya bahwa anak-anak berkeliaran di sekitar dataran lumpur di Songdo untuk menangkap kerang yang biasa buang air kecil di tengah dataran lumpur ketika mereka tidak bisa pergi ke kamar mandi.

Namun, mereka yang mengajukan keluhan mengatakan tidak menyenangkan dan tidak nyaman melihat patung-patung itu memperlihatkan bagian pribadi mereka, serta tidak mengerti mengapa pengunjung taman perlu melihat patung-patung anak laki-laki yang sedang buang air kecil.

Awal bulan ini, seorang anggota komunitas online All That Songdo, menulis keluhan serupa dan mengatakan putranya yang duduk di bangku sekolah dasar mulai merasa malu dengan patung-patung itu, dan dia melihat banyak pasangan berkencan di sekitar daerah itu terkejut melihatnya.

"Tidak seperti 10 tahun lalu saat dipasang, suasana sosial berubah, dan karya seni seperti itu sepertinya tidak pantas di tempat umum," tulis warga.

"Ingatan buang air kecil di depan umum tidak relevan dengan sejarah Incheon dan tidak cocok dengan citra taman. Saya berharap karya seni lain yang melambangkan Songdo dapat dipasang sebagai gantinya."

Postingan tersebut menimbulkan kontroversi mengenai sejauh mana seni publik dapat diizinkan, dengan memperoleh lebih dari 100 komentar hanya dalam dua hari.

“Wajar jika perspektif publik tentang seni berubah seiring berjalannya waktu,” kata Lee Dong Yeong, seorang profesor pendidikan seni terapan di Universitas Hanyang. "Beberapa orang bisa merasa tidak nyaman, tapi bisa juga diterima sebagai peran karya seni," sambungnya.

Lee Dong Yeong juga mengatakan bahwa sama seperti patung-patung itu diterima secara sosial 10 tahun yang lalu, patung-patung itu mungkin dapat diterima lagi di masa depan. "Karena seniman membuat patung berdasarkan ingatannya yang spesifik, jika ada penjelasan tambahan, mungkin orang lebih mudah memahaminya."

(mth)

Komentar
  • HOT !
    Melonjaknya kasus Covid 19 memberikan dampak buruk bagi banyak orang orang, salah satunya pelajar internasional yang ingin sekolah di Korea Selatan. Ada sejumlah aturan baru yang diterapkan menyusul kedatangan mereka....
  • HOT !
    Varian terbaru dari Covid 19 yaitu varian delta yang sangat cepat menular menjadi strain dominan COVID 19 di Korea Selatan, sehingga mempersulit otoritas kesehatan untuk memperlambat penyebaran virus corona baru ini. Bahkan meluas ke daerah daerah selain Seoul....
  • HOT !
    Angka kasus positif Covid 19 terus meningkat di Indonesia. Banyak masyarakat yang mencari bantuan untuk ruang rumah sakit hingga ketersediaan oksigen di media sosial. Agar mempermudah masyarakat untuk mendapatkan bantuan, sejumlah situs diluncurkan untuk perbaruan bantuan informasi....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : kradmisaki
Cast : penitipan anjing di kenjeran

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)