home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Ilmuwan AS Bantah Mutasi Virus Corona di Inggris Lebih Menular

Rabu, 23 Desember 2020 12:30 by RizkiSetiawaan | 368 hits
Ilmuwan AS Bantah Mutasi Virus Corona di Inggris Lebih Menular
Image Source:detik.com

DREAMERS.ID - Saat ini, varian baru virus corona (covid-19) yang tengah mewabah di Inggris disebut-sebut lebih cepat menular dibandingkan dengan jenis virus sebelumnya. Tetapi hal tersebut ditepis oleh Ilmuawan asal negeri Amerika Serikat.

Melansir AFP via Detik, Selasa (22/12/2020), Moncef Slaoui selaku ketua penasihat program vaksin AS, Operation Warp Speed, menyatakan bahwa dirinya berharap eksperimen laboratorium menunjukkan strain baru corona itu akan merespons vaksin dan perawatan yang sudah ada.

Slaoui menyatakan ada kemungkinan bahwa varian baru ini telah lama ada di Inggris, tetapi para ilmuwan belum mulai mencarinya sampai saat ini, sehingga menciptakan kesan adanya lonjakan ketika mereka menemukannya. Apalagi belum ada bukti jika mutasi itu lebih menular.

"Tidak ada bukti kuat bahwa virus ini sebenarnya jauh lebih mudah menular, (tapi) ada bukti jelas bahwa ada lebih banyak virus di masyarakat," kata Slaoui seorang ilmuwan vaksin dan mantan eksekutif farmasi tersebut, mengutip detik.

Baca juga: Presiden Joe Biden Dites Positif Covid-19

Mengenai masalah penuluran, menurut Slaoui, diperlukan eksperimen terhadap hewan yang ditempatkan bersama-sama dan diinfeksi untuk menetukan sebab dan akibatnya. Slaoui menilai eksperimen itu akan menunjukkan muatan virus yang diperlukan untuk menginfeksi hewan lainnya.

Institut Kesehatan Nasional AS (NIH) juga telah melakukan studi laboratorium terhadap varian baru itu untuk menentukan apakah antibodi terhadap strain lebih dominan dari covid-19 akan efektif melawannya. Antibodi diambil dari pasien sembuh, hasil vaksin, dan sintetik buatan lab, sehingga butuh waktu untuk mendapatkan hasil.

Slaoui optimis apabila antibodi yang diproduksi merespons vaksin corona akan terus efektif, karena antibodi itu mengikat beberapa 'epitop' atau area spike protein. Diketahui bahwa spike protein merupakan molekul permukaan tiga dimensi yang digunakan virus untuk menyerang sel manusia, dan yang membuat mikroba tampak seperti mahkota atau 'corona'.

Ia juga memperingatkan bahwa, "Entah suatu hari, di suatu tempat, sebuah virus yang dapat keluar dari respons protektif yang dihasilkan oleh vaksin, tidak mungkin disingkirkan, jadi kita harus benar-benar waspada." Sementara itu, beberapa negara telah menutup perbatasan mereka dengan Inggris.

(kiki)

Komentar
  • HOT !
    Pada hari mendiang Ratu Inggris dimakamkan, polisi mengonfirmasi bahwa melakukan penangkapan pada 67 orang saat pelayat membanjiri jalanan London....
  • HOT !
    Ratu Elizabeth II telah dimakamkan di pemakaman pribadi pada 19 September 2022. Mendiang Ratu dimakamkan bersama orang tuanya, saudara perempuan Putri Margaret, dan bersatu kembali dengan suaminya Pangeran Philip....
  • HOT !
    Pangeran William dan Kate Middleton bergabung dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle di luar Istana Windsor dalam suasana duka atas kematian Ratu Elizabeth II....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : AdeLululu
Cast : Lay EXO , Kim Vanyiake (FC) , Eunji A-Pink , Ryeowook SJ , Suho EXO, Jung Rachel, EXO, A-Pink

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)