home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Jangan Dianggap Sepele, Ingatan Seseorang Tentang 'Body Shaming' Bisa Sampai Puluhan Tahun!

Kamis, 22 November 2018 17:00 by noudi0501 | 2618 hits
Jangan Dianggap Sepele, Ingatan Seseorang Tentang 'Body Shaming' Bisa Sampai Puluhan Tahun!
Image source: wanita.me

DREAMERS.ID - Kenangan indah dalam ingatan seseorang pasti tidak akan pernah hilang. Seperti lagu favorit saat di bangku sekolah, pertama kali berwisata bersama keluarga, dan masih banyak lagi. Kenangan layaknya menjadi kapsul waktu yang manis untuk kehidupan. Tetapi bagaimana jika itu kenangan, seperti tentang body shaming?

Brynn Johnson, motivator yang mengkhususkan diri pada body image, diet dan pengembangan diri mengungkapkan bahwa sebuah ingatan tentang body shaming masih akan melekat erat dan menghantui sampai 20 tahun kemudian.

"Saat itu saya duduk di luar menunggu ibu yang menjemput setelah latihan basket. Minum kola diet. Seorang anak laki-laki yang lewat berkata,'dengan paha seperti itu saya tahu kenapa kamu minum soda diet,'," kata Johnson mengenang dikutip dari Psychology Today. 

"Saya duduk diam tanpa berkata. Saat ibu datang saya tak bicarakan itu. Rasa malu itu terasa begitu melumpuhkan sehingga saya bahkan tak bisa membicarakannya."

Dia mengungkapkan ada banyak orang yang beranggapan bahwa ingatan tentang body shaming tampak seperti ingatan yang relatif tak berbahaya. Namun untuk dia dan beebrapa orang lain, ingatan tentang body shaming masih bisa membuat mereka malu dan merasa kesal.

Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman memalukan soal body shaming akan sangat memengaruhi citra tubuh seseorang saat ini. Kenangan akan kritik tubuh bisa 'bersarang' jauh di dalam hati dan bisa mendorong masalah makan.

Baca juga: Foto Pakai Tank Top Ketat Tersebar, Billie Eilish Pukul Balik Komentar Body Shaming

Ada sebuah studi tahun 2017 mengaitkan tentang memori body shaming dengan tingkat keparahan makan berlebih atau binge eating disorder.

Kritik tentang tubuh seseorang bisa terasa menyakitkan dan traumatis. Kenangan memalukan ini bisa bisa menjadi sebuah trauma kecil yang terus 'berkedip' dalam pikiran seseorang dan menyebabkan rasa sakit yang mengganggu. 

Beberapa orang menggunakan makanan sebagai cara untuk menenangkan, mengalihkan perhatian, dan menghilangkan rasa sakitnya. Namun sebagian lainnya memilih untuk tak mau makan untuk 'melawan.'

Hanya saja dia mengungkapkan bahwa cara terbaik untuk menghilangkan efek sisa malu dan kenangan buruk soal body shaming ini adalah dengan menghadapi dan melepaskannya.

Tak bisa dipungkiri, menghadapi body shaming adalah salah satu pengalaman menyakitkan yang bisa dialami seseorang, terutama perempuan muda. Namun jangan menolak dan mengabaikan rasa sakit tersebut.  Menolak dan mengabaikannya hanya akan membuat perasaan semakin sakit.

(nou)

Komentar
  • HOT !
    PSSI akhirnya merilis surat balasan dari FIFA mengenai izin mengadakan konser Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), yang rencananya akan dipakai untuk Piala Dunia U20 pada bulan Mei Juni 2023....
  • HOT !
    Promotor konser We Are All One sedang diburu penggemar usai konser yang seharusnya berlangsung pada 10 12 November lalu dibatalkan. Promotor dengan inisial PJ akhirnya ditangkap oleh Ditjen Imigrasi pada Senin (21/11) lalu....
  • HOT !
    Indonesian Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang saat ini tengah menjadi tuan rumah untuk konser NCT 127 2ND TOUR 'NEO CITY JAKARTA : THE LINK' pada 4 dan 5 November....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : KaptenJe
Cast : •Je (aku) • Tata •Yossy •All member EXO

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)