home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Kasus 'Tewas Massal' di Bandung Terkait Miras Oplosan, Semacam Inikah Campurannya?

Senin, 09 April 2018 15:25 by reinasoebisono | 13708 hits
Kasus 'Tewas Massal' di Bandung Terkait Miras Oplosan, Semacam Inikah Campurannya?
Image source: CNN

DREAMERS.ID - Minuman keras kerap dicampur dengan bahan lain dengan tujuan mempercepat efek ‘mabuk’ kepada yang meminumnya. Namun tak sedikit dari bahan tambahan tersebut yang berbahaya dan tak layak masuk ke dalam tubuh.

Melansir Antara via CNNIndonesia, sebanyak 11 orang dlaporkan tewas dari 27 orang yang dibawa ke Rumah Sakit Daerah Cikopo, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Diduga karena keracunan miras oplosan yang dikonsums secara massal alias ramai-ramai.

Dari keterangan Humas RSUD Cikopo Cicalengka, Evi Sukmawati, korban yang tewas itu terdiri dari 10 orang lak-laki dan satu orang perempuan. Mereka yang selamat mendapat penangan medis di UGD, sedangkan korban tewas sebagian kondisinya sudah parah dan diduga meninggal sebelum sampai rumah sakit.

Baca juga: Nonton Film Sambil Kemah Jadi Alternatif Hiburan Aman di Bandung

"Kondisinya berat dan sebagian sudah meninggal," kata Evi.

Untuk kasus terbaru ini, polisi belum mengungkap identitas dan campuran semacam apa yang dikonsumsi oleh korban. Namun sampai 5 April 2018 lalu, sudah ada 28 orang tewas di Jakarta akibat menenggak miras oplosan ginseng.

"Alkohol murni 90 persen atau biang miras, dicampur sirup dan minuman soft drink (minuman ringan) lainnya, ditambah minuman suplemen, kemudian diaduk dan dicampur," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Tony Surya Putra.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    Pada bulan Mei lalu, sidang akhir diputuskan untuk menjatuhkan vonis seumur hidup kepada ibu angkat bayi Jung In bermarga Jang. Dalam sidang banding yang digelar baru baru ini pada 26 November, hukuman tersebut diringankan menjadi 35 tahun kurungan penjara....
  • HOT !
    Sangat disarankan untuk mengemudi dalam kondisi prima, bahkan tidak dianjurkan jika mengantuk sedikit pun. Pasalnya, pengemudi bisa saja mengalami microsleep yang tidak disadari dan memicu terjadinya kecelakaan....
  • HOT !
    Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 88 Tahun 2021 yang ditetapkan sejak 21 Oktober 2021, penumpang pesawat wajib melakukan tes PCR sebelum terbang. Aturan tersebut berlaku mulai Minggu, 24 Oktober 2021....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : ghassanianna
Cast : Wooyoung, Hanna (karakter fiktif), Nichkhun, 2PM

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)