home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Gerah Diberitakan, Pengemudi Lamborghini Tabrak Warung Jamu Ancam Media Lewat Iklan

Jumat, 04 Desember 2015 10:35 by fzhchyn | 2789 hits
Gerah Diberitakan, Pengemudi Lamborghini Tabrak Warung Jamu Ancam Media Lewat Iklan
Image source: Viva/Detik

DREAMERS.ID - Kasus kecelakaan maut yang melibatkan pengendara Lamborghini, Wiyang Lautner (24) telah menjadi perhatian nasional. Apalagi, kejadian itu telah menewaskan seorang pembeli warung STMJ sehingga membuat pemberitaannya cenderung negatif.

Ternyata, opini masyarakat yang terus berkembang terkait kecelakaan tersebut membuat gerah tim pengacara Wiyang, Amoz HZ Taka. Dia pun memasang iklan besar berukuran seperempat halaman di Harian Jawa Pos dan mengancam menuntut secara hukum seluruh media dan pengguna media sosial jika memberitakannya secara negatif.


Image source: jpnn.com

"Untuk itu kami mengimbau/mengingatkan kepada media cetak, media elektronik (termasuk pengguna sosial media), masyarakat (perusahaan, individu) untuk tidak memberikan pemberitaan/pernyataan negatif tanpa didasari dengan bukti-bukti yang kuat, yang dapat merugikan klien kami," demikian dikutip dari iklan yang dipasang Amoz dkk, Kamis (3/12).

Sementara itu, anggota Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo menyayangkan sikap Amoz HZ Taka yang mengancam media lewat iklan tersebut. "Itu enggak boleh. Enggak bisa iklan itu isinya melarang wartawan liput. Iklan itu bertujuan untuk menarik minat orang," kata Yosep ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Jumat (4/12).

Baca juga: Lamborghini 'Batman' Miliknya Terbakar, Raffi Ahmad: Allah akan Kasih yang Lebih Baik

Menurutnya, ancaman lewat iklan adalah sebuah tindakan intervensi dan pelarangan bagi kerja pers dan bisa dipidana sesuai Pasal 18 Nomor 40 tahun 1999. "Dia bisa dipidana. Wartawan punya hak untuk tulis, terlepas apakah ada persolan antara pengemudi dengan korban, dan tidak ada ikatan. Laporkan saja ke Dewan Pers," tegas Yosep.

Yosep sendiri menghimbau wartawan untuk tidak takut dengan ancaman tersebut. Karena pemberitaan wartawan pada dasarnya sudah melalui prinsip-prinsip jurnalistik dan dilindungi undang-undang pers. "Wartawan jangan takut dengan iklan itu. Wartawan ungkap kebenaran, kan wartawan tulis kasus yang sudah selesai," tutup dia.

Berita terkait: Video Lamborghini Tabrak Warung Jamu Jadi Viral Di Media Sosial

Source:
Komentar
  • HOT !
    Perusahaan asal Korea Selatan, Namyang Dairy, mengejutkan publik negeri ginseng saat mengumumkan bahwa mereka meluncurkan produk yogurt yang bisa menangkal flu hingga virus COVID 19....
  • HOT !
    Kasus ruang obrolan atau grup chat Nth Room yang digunakan untuk kejahatan seksual masih berjalan. Kini, pendirinya yang bernama Moon Hyung Wook telah dijatuhi hukuman 34 tahun penjara....
  • HOT !
    Setidaknya delapan orang ditemukan tewas di tiga spa berbeda di daerah Atlanta pada Selasa (16/3) waktu setempat. Enam orang korban tewas adalah keturunan Asia, dengan empat dari Korea Selatan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : NWicahya
Cast : Brenda, Daniel, Rafael.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)